Pengunjung Mal Masih Sepi pada Awal 2021

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Sabtu 02 Januari 2021 15:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 02 320 2337724 pengunjung-mal-masih-sepi-pada-awal-2021-69FeMX0RME.png Pengunjung Mal Masih Sepi di Awal 2021. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Awal tahun 2021 menjadi harapan bagi pengusaha ritel modern bahwa adanya kenaikan jumlah pengunjung di pusat perbelanjaan (mal) di Jakarta. Keinginan itu seiring upaya penerapan protokol kesehatan di sejumlah mal.

Namun, jumlah pengunjung pusat perbelanjaan tercatat minim sejak dibuka sejak pertengahan Juni 2020 hingga memasuki pekan pertama Januari 2021. Dari pantauan MNC News Portal di Blok M Square pada Sabtu (2/1/2021), area mal tampak lengang, khususnya di tenant fashion dan accessories, hingga department store terlihat sepi.

Baca Juga: Waduh 20% Tenant di Mal Tak Melanjutkan Usahanya Tahun Depan

Jumlah pengunjung yang datang masih jauh dari kata normal, memang ada kenaikan tapi hanya pada akhir pekan saja. Eskalator dan lift yang biasanya ramai juga saat ini tidak perlu mengantri menaikinya.

Dua karyawan toko yang tidak ingin menyebutkan namanya mengutarakan, mulai pagi hingga siang hari pengunjung yang mampir di toko ritel milik mereka pun masih terbilang sedikit. Menurut mereka, angka itu berbanding terbalik saat menjelang akhir tahun 2021 atau pada 31 Desember 2020.

Baca Juga: Pengunjung Mal pada Malam Tahun Baru Melonjak?

"Agak sepi dari yang kemarin, kayaknya ada PSBB (pembatasan jam operasional mall), lebih sepi aja daripada dengan yang kemarin, kemarin (31 Desember dan 1 Januari 2021) itu alhamdulillah," ujar mereka saat dikonfirmasi.

Hal berbeda justru diutarakan Warniati, salah satu pemilik toko ritel fashion di kawasan Blok M Square. Dia bilang, awal Januari tahun ini jumlah okupansi ke tokonya cukup baik. Angka itu mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan akhir Desember 2020. Bahkan, omset yang diperoleh selama dua hari ini di angka jutaan.

"Pengunjung hari ini masih agak lumayan dari pada hari ini, customer-nya agak rame hari ini daripada tanggal 31 kemarin, tapi pas sore hari saja, kalau pagi sampe siang agak sepi," ujar dia.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menerbitkan Seruan Gubernur (Sergub) Nomor 17 Tahun 2020. Salah satu poin dalam Sergub itu meminta agar tempat hiburan di Jakarta dibatasi operasionalnya paling lama pukul 21.00 WIB mulai dari 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021.

Tempat hiburan yang dimaksud mulai dari pusat perbelanjaan, mall, rumah makan, kafe, restoran, bioskop, dan tempat wisata. Beleid itu diterbitkan untuk mencegah timbulnya klaster penularan covid-19 akibat libur akhir tahun 2020. Tujuannya untuk membatasi aktivitas masyarakat di luar rumah sejak 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini