Fakta Resolusi Keuangan 2021, dari Bayar Utang hingga Atur Dana Darurat

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 04 Januari 2021 03:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 03 622 2338093 fakta-resolusi-keuangan-2021-dari-bayar-utang-hingga-atur-dana-darurat-BSy0D1stEk.jpg Personal Finance (Shutterstock)

JAKARTA - Tahun 2020 resmi berlalu dan berganti menjadi 2021. Artinya seluruh hal yang dilakukan pada tahun ini juga harus menjadi langkah baru termasuknya juga dalam urusan keuangan.

Dalam menyambut tahun 2021, perlu dilakukan sebuah resolusi keuangan. Sehingga bisa lebih teratur dan terarah dalam mengelola keuangan di tahun yang baru ini.

Nah Okezone merangkum beberapa fakta menarik mengenai resolusi keuangan di 2021. Berikut faktanya yang dirangkum Okezone, Senin (4/1/2021).

 Baca juga: 4 Cara Nyaman Atur Keuangan Selama Covid-19 Belum Berakhir

1. Bayar utang kartu kredit

Untuk pertama kalinya dalam delapan tahun, hutang kartu kredit konsumen turun pada tahun 2020. Data ini sedikit mengejutkan mengingat resesi yang disebabkan oleh pandemi. Tetapi, artinya ini ada harapan bahwa konsumen dapat mengendalikan utangnya.

Jadi, jika memiliki hutang kartu kredit, pertimbangkan menjadikannya sebagai tujuan untuk melunasinya. Ada beberapa pendekatan yang dapat dilakukan, tetapi dua strategi umum adalah melunasi hutang tertinggi terlebih dahulu atau hutang terkecil terlebih dahulu.

 Baca juga: Belajar dari Konglomerat Li Ka Shing, Atur Keuangan Demi Masa Depan

2. Buat rencana pengeluaran

Loreen Gilbert, seorang manajer kekayaan dan CEO berpengalaman di WealthWise Financial Services mengatakan, jika pernah mengalami kesulitan untuk mempertahankan anggaran di masa lalu, pertimbangkan untuk menggantinya dengan membuat rencana pengeluaran.

Rencana pengeluaran memungkinkan seseorang untuk membatasi diri pada apa yang tidak dapat dibelanjakan. Mulailah dengan menentukan pendapatan tetap bulanan, kemudian putuskan kategori pengeluaran apa yang terpenting.

3. Tabungan Autodebet

Salah satu cara termudah untuk menabung adalah mengotomatiskan. Saat mengotomatiskan tabungan, maka tidak perlu memikirkan berapa banyak uang yang ingin disisihkan setiap bulannya.

Sebagian besar perusahaan mengizinkan karyawan untuk membagi gaji, sehingga jumlah yang berbeda masuk ke akun yang berbeda. Jika tidak, coba atur transfer otomatis pada bank yang digunakan.

4. Mulai Bangun dana darurat

 

Di tengah keadaan yang tidak pasti, tentunya dana darurat akan sangat berguna. Belajar dari hal tersebut, maka tahun baru adalah waktu yang tepat untuk memulainya. Secara umum, para ahli merekomendasikan untuk menghemat biaya hidup selama tiga hingga enam bulan. Mulailah dengan membuka rekening tabungan hasil tinggi yang terpisah dan berdedikasi.

Lakukan beberapa tips seperti evaluasi pengeluaran dan cari pengeluaran mana yang dapat dikurangi untuk menabung, tetapkan tujuan tabungan, siapkan kontribusi otomatis, dan cobalah untuk meningkatkan kontribusi menabung dari waktu ke waktu.

5. Tingkatkan tabungan pensiun

Menabung untuk masa pensiun adalah salah satu aspek terpenting dari rencana keuangan yang sehat. Ada beberapa cara untuk meningkatkan tabungan pensiun. Pertama, jika perusahaan tempat bekerja menawarkan program 401 (k), pastikan berkontribusi cukup.

Selain itu, banyak ahli merekomendasikan untuk berinvestasi dalam portofolio aset yang beragam untuk mengurangi risiko, tetapi tetap mencapai pengembalian yang menarik. Penting untuk diingat bahwa satu-satunya cara mendapatkan pengembalian menarik adalah dengan bertahan melalui masa-masa sulit.

6. Investasikan lebih banyak

Jika sudah memiliki rekening tabungan darurat, maka dapat mempertimbangkan untuk membuat rekening investasi guna berinvestasi untuk tujuan dengan jangka waktu tertentu. Sebelum memulai, pastikan melakukan konsultasi dengan para ahli untuk mempertimbangkan toleransi risiko dan penghasilan ideal.

7. Cari cara untuk meningkatkan penghasilan

Ada berbagai cara untuk meningkatkan aliran pendapatan. Pekerjaan freelance, misalnya, sangat bagus untuk mereka yang memiliki keterampilan khusus untuk ditawarkan kepada orang lain. Selain itu, jika memiliki sedikit lebih banyak uang di muka, dapat mempertimbangkan untuk berinvestasi dalam properti sewaan.

8. Membuat resolusi yang spesifik

Banyak orang yang mengawali tahun baru dengan resolusi namun berujung dengan kegagalan untuk mencapainya. Hal pertama yang perlu disadari untuk tidak mengulanginya adalah alasan dibalik kegagalanmu di masa lalu. Salah satu yang sering terjadi adalah membuat resolusi yang muluk-muluk dan tidak terukur.

Oleh karena itu, kamu bisa mulai membuat resolusi yang lebih mudah dicapai dengan membuatnya terukur dan membaginya ke dalam beberapa bagian seperti resolusi jangka pendek dan jangka panjang.

Misalnya, jika kamu ingin memiliki berat badan ideal, maka kamu dapat mengembangkannya menjadi giat berolahraga ringan setiap hari dan memakan makanan sehat di hari kerja. Bukan semata-mata melihat tujuan akhir, hal ini dapat membantumu untuk fokus menjalani proses untuk mencapainya.

Agar lebih bersemangat, kamu juga bisa membuat daftar resolusimu di tahun 2021 dengan memanfaatkan media sosial, salah satunya platform pembuatan video pendek Likee. Untuk memeriahkan tahun baru, Likee menghadirkan fitur ‘My New Year’s goals card’ yang memungkinkan pengguna untuk membuat daftar resolusi tahun 2021 sesuai keinginan. Daftar tersebut dapat diisi sekreatif mungkin lalu bisa langsung disimpan untuk kamu bagikan ke teman-temanmu lho!

9. Menyusun plan untuk mencapai resolusi

 

Setelah menentukan resolusi yang Ingin dicapai, kini saatnya kamu membuat plan untuk mencapai impianmu tersebut. Sebelum membuat plan, pastikan kamu mengingat tips pertama yaitu untuk membuat plan secara spesifik dan detail. Kamu bisa menuliskan rutinitas yang perlu kamu lakukan dengan memasang target, memulainya dari hal kecil hingga besar.

Dalam konteks memiliki berat badan ideal, kamu bisa mulai melakukan kegiatan seperti berolahraga 15 menit sehari dan berhenti mengonsumsi gorengan saat makan malam. Setelah berhasil melakukannya, kamu hanya perlu meningkatkan intensitasnya secara perlahan tapi pasti. Dengan membuat plan yang jelas dan melakukannya secara konsisten, maka kamu akan semakin dekat dengan tujuanmu. Di mana ada kemauan, di sana ada jalan!

10. Memberikan reward kepada diri sendiri

 

Meski sudah tahu apa yang harus dilakukan, tak jarang kita menemukan kesulitan untuk meninggalkan kebiasaan lama dan konsisten menjalankan plan yang sudah dirancang. Maka dari itu, penting untuk menyiapkan self-reward tatkala kamu berhasil melawan godaan dan menceklis daftar yang membuatmu lebih dekat dengan tujuan akhirmu.

Self-reward berfungsi untuk menghargai usaha yang sudah kamu lakukan dan bentuknya bermacam-macam. Salah satunya adalah cheat day atau saat di mana kamu berhenti sejenak dari plan yang kamu buat untuk mengembalikan motivasimu. Hal ini akan membuatmu kembali bersemangat untuk mencapai tahapan berikutnya. Selain itu, bisa juga tergantung pada kesukaanmu, misalnya memakan makanan favoritmu, pergi ke salon, dan masih banyak lagi!

11. Melakukan evaluasi

Setelah menjalani langkah-langkah di atas, selanjutnya yang perlu dilakukan adalah evaluasi diri.

Dengan secara rutin melakukan evaluasi, kamu dapat melihat dan menilai mana hal-hal yang efektif, harus ditingkatkan, dan juga menghambat kamu untuk mencapai resolusimu. Salah satu cara yang paling efektif adalah dengan membandingkan perubahan dirimu di periode sebelummya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini