PPKM Bakal Ganggu Target Pertumbuhan Ekonomi RI? Ini Kata Menko Airlangga

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 07 Januari 2021 12:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 320 2340393 ppkm-bakal-ganggu-target-pertumbuhan-ekonomi-ri-ini-kata-menko-airlangga-ygvtbHQGrM.jpg Menko Airlangga (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah akan menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk mengendalikan penyebaran pandemi Covid-19. PPKM sendiri berbeda dengan PSBB. PPKM akan diterapkan di provinsi Jawa dan Bali mulai 11 Januari hingga 25 Januari 2021.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Airlangga Hartarto memastikan PPKM ini tidak menganggu target pertumbuhan ekonomi.

"Ini kan baru triwulan pertama ini baru tujuh hari. Tapi kita cukup optimis dan akhir tahun di kisaran 5% untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujar Airlangga dalam video virtual, Kamis (7/1/2021).

Baca Juga: Menko Airlangga: Tak Semua Kota Jawa-Bali Terapkan PSBB 

Kata dia, keyakinannya target ekonomi bisa tercapai dikarenakan melihat keseimbangan sektor pasar modal serta pergerakan rupiah yang saat ini berjalan dengan lancar.

"Kita melihat January effect di pasar modal dan pasar modal sempat turun sedikit namun sesudah pemerintah menjelaskan udah naik kembali dan IHSG sudah tembus 6.100, lalu Rupiah menguat dan dua itu yang menujukan confident pasar," katanya.

 

Lanjutnya, sektir keuangan juga terjaga. Apalagi, aktivitas industri manufaktur di Tanah Air menunjukkan kinerja yang gemilang pada bulan terakhir tahun 2020. Hal tersebut tercermin dari Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Desember 2020 yang tercatat di level 51,3 atau naik dibanding capaian bulan sebelumnya yang berada di posisi 50,6

"Ini kita jaga PMI sudah naik 51,3 dan ini semuanya baik dan komiditi itu untuk jelas dan CPO harganya tertinggi dan batu bara udah naik," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini