Siap-Siap, Bakal Ada 1,1 Juta Pengangguran Baru di Tahun Ini

Kunthi Fahmar Shandy, Jurnalis · Kamis 07 Januari 2021 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 320 2340522 siap-siap-bakal-ada-1-1-juta-pengangguran-baru-di-tahun-ini-mMxERCJdmF.jpg PHK (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Tingkat Pengangguran Terbuka meningkat hampir dua kali lipat sebesar 7,8% (10,4 juta jiwa). Di balik tingkat pengangguran tersebut masih ada pengangguran terselubung, yang jumlahnya dua kali lipat dari pengangguran terbuka tersebut.

Ekonom Senior Indef Didik J Rachbini mengatakan pada tahun 2021, terdapat pengangguran tambahan sebesar 1,1 juta orang sebagai akibat Covid 19 serta ada sekitar 2,6 juta orang angkatan kerja baru yang tidak terserap sehingga tambahan pengangguran totalnya tahun 2021 sebesar 3,6 juta orang.

"Masalah pengangguran ini menjadi faktor krusial dalam proses pemulihan ekonomi pada tahun 2021," ujar Didik di Jakarta, Kamis (7/1/2020).

Baca Juga: RI Dihadapkan Besarnya Pengangguran akibat PHK Massal, Jokowi: Kita Harus Bergerak Cepat 

Yang lebih memprihatinkan adalah robohnya pilar industri bahkan sebelum pandemi. Pada masa pandemi sektor industri lebih terpuruh lagi penyerapan tenaga kerja baru masih sangat terbatas.

"Industri akan cenderung mempekerjakan tenaga kerja yang sebelumnya dirumahkan atau dikurangi jam kerjanya," kata dia.

Dia pun memperkiraan tingkat kemiskinan naik 10,5%. Tetapi jumlah penduduk yang hampir miskin (near poor) masih jauh lebih banyak dari angka kemiskinan dengan garis batas kemiskinan yang rendah.

"Jika garis batas ditingkatkan maka lebih banyak lagi kasus kemiskinan tersebut, yang masuk katagori hampir miskin dan sesungguhnya memang miskin," imbuh Didik.

Meski demikian menurut dia program perlindungan sosial pada PEN membantu menjadi bantalan sosial untuk masyarakat. Tingkat pengangguran yangmeningkat akan mendorong tambahan penduduk miskin baru, khususnya berasal dari kelompok diatas garis kemiskinan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini