Belum Ada Jalan Tol, Akses ke Pelabuhan Patimban Bagaimana?

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 07 Januari 2021 17:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 320 2340625 belum-ada-jalan-tol-akses-ke-pelabuhan-patimban-bagaimana-iHJezqvIni.jpg Jalan Tol (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub), memastikan akses jalan menuju Pelabuhan Patimban sangat mudah. Namun hingga kini belum memiliki jalan tol yang langsung tersambung dengan pelabuhan.

Hal itu disampaikan oleh Dirjen Perhubungan Laut Agus Purnomo. Menuurt dia akses, menuju Patimban yang ada sekarang dari beberapa kota besar yang mengelilinginya tidak butuh waktu hingga dua jam.

Baca Juga: Menhub Sebut Dwelling Time Pelabuhan Patimban Kurang dari 2 Hari

"Jadi apabila Jakarta, Bandung hingga Cirebon, ke Pelabuhan Patimban hanya dicapai kurang dari dua jam. Di mana kalau truk besar kargo bisa sekitar 3 jam lah. Dan pelabuhan ini lokasinya di tengah Jakarta, Cirebon, dan Bandung, ini merupakan startegis," uhar dia dalam public expose Pelabuhan Patimban, Rabu (7/1/2021).

Kemudian, lanjut dia akses mudah menuju Pelabuhan Patimban, untuk pengguna jalan tol Jakarta-Cikampek akan keluar menuju jalan nasional Pantura di Gerbang Tol Dawuan.

Baca Juga:  Pelabuhan Patimban Sanggup Tampung Kapasitas 7,5 Juta TEUs

"Dari gerbang tol menuju ke jalan Pantura jaraknya sekitar 4 kilometer (Km)," jelasnya.

Dia menjelaskan saat ini masih ada pengembangan beberapa infrastruktur yang akan mendukung akses menuju Pelabuhan Patimban. Seperti jalan tol yang akan selesai di tahun 2024.

"Dan akan ada juga jalur kereta api menuju Pelabuhan Patimban," ungkap dia.

Sebelumnya, Menurut Menteri Perhubungan (Mebhub), Budi Karya Sumadi Pelabuhan Patimban mencakup berbagai kegiatan dan potensi ekspor-impor yang bisa dimaksimalkan. Serta kegiatan perdagangan antarpulau untuk menghadapi era Indonesia emas di tahun 2045 mendatang.

"Jadi untuk desain pelabuhan dengan dermaga yang dibangun di lepas pantai terhubung dengan jembatan dari daratan, terminal peti kemas kita rencanakan dengan kapasitas 7,5 juta (twenty foot equivalent unit/TEUs," ujar dia dalam telekonferensi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini