Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wall Street Melemah Diserang Aksi Ambil Untung

Wall Street Melemah Diserang Aksi Ambil Untung
Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)
A
A
A

McMillan mengatakan investor juga khawatir tentang lebih banyak serangan. FBI telah memperingatkan kemungkinan protes bersenjata yang sedang direncanakan untuk Washington DC, dan di semua 50 ibu kota negara-negara bagian AS menjelang pelantikan Presiden terpilih Joe Biden pada 20 Januari, sumber penegak hukum federal mengatakan pada Senin (11/1/2021).

"Secara umum, Washington tidak membuat terlalu banyak perbedaan, tetapi karena kebijakan memengaruhi begitu banyak hal yang diharapkan seputar perekonomian, ini adalah waktu yang unik," kata McMillan.

Tetapi imbal hasil obligasi AS naik ketika obligasi safe haven dijual pada Senin (11/1/2021) dan sektor yang sensitif secara ekonomi seperti energi dan keuangan berkinerja lebih baik, sementara sektor proksi obligasi defensif seperti utilitas dan real estat dilanda aksi jual.

Perdagangan ini menunjukkan, kata Keith Lerner, kepala strategi pasar di Truist Advisory Services di Atlanta, Georgia, bahwa investor masih berharap tentang stimulus.

Dan bersama dengan kewaspadaan tentang sembilan hari terakhir Trump menjabat, Lerner mengutip ketidakpastian menjelang dimulainya musim laporan laba tidak resmi pada Jumat (15/1/2021) ketika bank-bank seperti JPMorgan melaporkan kinerja keuangannya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement