Tak Sanggup Bayar Sewa Rp100 Juta, Pengusaha Warteg Tutup dan Pulang Kampung

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 13 Januari 2021 11:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 455 2343586 tak-sanggup-bayar-sewa-rp100-juta-pengusaha-warteg-tutup-dan-pulang-kampung-uI7CtHScWV.jpg Warteg

JAKARTA - Pedagang warteg di Jakarta memilih untuk tutup dan pindah kios lantaran tak sanggup lagi bayar sewa per tahunnya. Harga sewa toko itu ditaksir rata-ratanya di wilayah Ibu Kota sekitar Rp100 juta setiap tahun.

Baca Juga: 20.000 Warteg di Jabodebek Bakal Tutup

"Rata-rata sekarang harga kontrakan di Jakarta Rp100 juta, makanya kini mereka pindah cari lokasi yang lebih murah dan ada juga yang pulang kampung," kata Ketua Koordinator Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) Mukroni kepada Okezone, Rabu (13/1/2021).

Baca Juga: Biaya Sewa Rp100 Juta, 10.000 Warteg Pindah dari Jakarta

Dia menjelaskan, hingga saat ini ada sekitar 20 ribu kios warteg yang tutup akibat adanya pandemi ini. Total sebanyak itu tersebar di seluruh daerah Jabodetabek.

"Kondisi kayak gini, sementara tutup dulu. Saya perkirakan hampir 20 ribuan di jabodetabek yang tutup, kalau jumlahnya 40ribuan," ujarnya.

Menurut dia, bila mereka memilih bertahan untuk berjualan, maka beban yang dibiayai semakin besar, sementara pemasukan sedikit.

"Dengan kondisi kayak gini, mereka ambil sikap untuk sementara tutup, mengambil risiko yang lebih kecil, daripada ambil sewa lagi. Akhirnya dia pulang ke kampung karena kan enggak ada (bayar) sewa," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini