Dorong Wakaf Uang, Sri Mulyani Sebut di Indonesia Masih Berupa Tanah

Dita Angga R, Jurnalis · Senin 25 Januari 2021 11:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 25 320 2350251 dorong-wakaf-uang-sri-mulyani-sebut-di-indonesia-masih-berupa-tanah-LzpXsZxEls.jpeg Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah menggenjot pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Tanah Air. Termasuk di dalamnya sektor dana sosial syariah yang berupa zakat infaq shodaqoh dan wakaf

“(Ini) Juga merupakan bagian yang berpotensi sangat strategis untuk dikembangkan. Sektor dana sosial Syariah memiliki potensi besar dalam turut mendukung upaya mengatasi masalah-masalah pembangunan serta kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di Istana Negara, Senin (25/1/2021).

Baca Juga: Wakaf Tunai Capai Rp328 Miliar Sepanjang 2020

Pagi ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang. Hal ini sebagai upaya untuk mendorong masyarakat berwakaf uang.

Diakui Sri Mulyani bahwa wakaf berkembang baik di Indonesia. Namun tak banyak yang berwakaf dalam bentuk uang.

“Di Indonesia wakaf telah berkembang dengan sangat baik namun umumnya masih berupa wakaf properti berupa tanah dan bangunan untuk berbagai kepentingan umat. Seperti masjid, madrasah, pesantren dan tempat pemakaman,” ungkapnya.

Baca Juga: Wapres Sayangkan Potensi Wakaf Rp180 Triliun per Tahun Belum Dimanfaatkan

Dia mengatakan, pemerintah akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk menggenjot literasi masyarakat. Salah satunya dengan meluncurkan Brand Ekonomi Syariah.

“Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah menginisiasi peluncuran Brand Ekonomi Syariah. Brand ini diluncurkan di dalam rangka menyatukan gerak bersama peningkatan literasi edukasi dan sosialisasi ekonomi syariah yang bersifat masif dan inklusif serta berfokus pada peningkatan pengetahuan, keterampilan serta keyakinan masyarakat akan ekonomi keuangan syariah,” pungkasnya. 

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini