Pesan Siti Nurbaya ke Menteri ESDM, Bauran Energi Baru Terbarukan Capai 50%

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Kamis 28 Januari 2021 16:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 28 320 2352473 pesan-siti-nurbaya-ke-menteri-esdm-bauran-energi-baru-terbarukan-capai-50-HdNJozai1e.jpg Listrik (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar meminta bauran energi baru terbarukan (EBT) pada tahun 2050 bisa mencapai 50%. Hal ini lebih tinggi dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif yang menargetkan bauran EBT sebesar 31% pada tahun 2050.

"Menuju 2050, Pak Menteri ESDM kalau boleh bauran EBT di angka 50%," ujarnya dalam MGN Summit 2021 Sustainable Energy, Kamis (28/1/2021).

Baca Juga: Tambahan Listrik EBT 187,5 Mw, Mayoritas PLTS dan PLTA

Dia mengakui target bauran EBT 50% di tahun 2050 tidak mudah. Masih banyak tantangan terutama konsumsi energi batu bara yang masih tinggi serta energi fosil lainnya seperti minyak bumi dan gas bumi.

Menurut dia, jika ambisi tersebut tercapai di 2050 maka Indonesia akan semakin dekat dengan kesepakatan net zero emission. "Kalau misalnya di 2050 targetnya bisa 50%, kemungkinan kita di tahun 2070 baru bisa untuk net zero emission. Angka-angka ini terus kita perdalam dan saya sudah komunikasi dengan pak menteri ESDM. Memang ambisinya terus dinaikan lagi," jelasnya.

Baca Juga: India Bangun Taman Energi Terbarukan Terbesar di Dunia

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, Indonesia memiliki sumber energi terbarukan yang sangat besar dengan potensi EBT sebesar 400 GW. Namun pemanfaatannya baru 2,5% dari total potensi tersebut.

Saat ini bauran EBT di Indonesia baru mencapai 11% dari target sebesar 23% di tahun 2025 dan menjadi 31% di tahun 2050. Dia mengakui Indonesia masih mengandalkan energi fosil sebagai sumber energi nasional. Namun energi fosil seperti minyak mentah dan LPG masih diimpor dalam jumlah besar.

"Kita memiliki potensi yang besar dari tenaga surya yang paling besar, kemudian sumber angin, sumber air/hydro, panas bumi, dan selain itu juga kita punya sumber dari bioenergi dan terbarukan," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini