Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BLT Subsidi Gaji Disetop karena Tak Tepat Sasaran?

Dian Ayu Anggraini , Jurnalis-Rabu, 03 Februari 2021 |03:45 WIB
BLT Subsidi Gaji Disetop karena Tak Tepat Sasaran?
Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk tidak lagi memberikan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi gaji di 2021. Dengan ini, para pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta tidak akan lagi mendapat BLT senilai Rp2,4 juta.

Menanggapi hal itu, Direktur Riset CORE Piter Abdullah menilai penyaluran BLT subsidi gaji dirasa kurang tepat sasaran. Hal tersebut karena, banyak pengangguran yang tak berpenghasilan, justru luput dari perhatian pemerintah.

"Bantuan untuk pekerja masih punya penghasilan seharusnya bukan prioritas. Yang harus diutamakan adalah mereka yang kehilangan pekerjaan dan income," kata Piter kepada Okezone, Selasa (2/2/2021).

 

Menurut dia, pemerintah memutuskan untuk menyetop penyaluran BLT subsidi gaji karena melihat selama ini pemberian bantuan tersebut kurang efektif.

Dia mengatakan, pemerintah nampaknya masih mencari-cari bentuk bantuan yang benar-benar bisa tepat sasaran. Sementara yang harus terus menjadi fokus perbaikan adalah data, siapa yang layak dan seharusnya mendapatkan bantuan.

Baca Selengkapnya: BLT Subsidi Gaji Dinilai Tak Tepat Sasaran, Jadi Alasan Disetop?

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement