Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Langkah Atur Keuangan bagi Milenial

Alya Ramadhanti , Jurnalis-Selasa, 02 Februari 2021 |06:10 WIB
5 Langkah Atur Keuangan bagi Milenial
Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Generasi milenial erat kaitannya dengan kemajuan teknologi serta hidup yang serba mudah. Sebab kemudahan yang tersedia, gaya hidup cenderung cepat mengeluarkan banyak uang tanpa mempertimbangkan kesehatan finansial.

Terlebih saat tersedia penawaran promo dan diskon belanja online. Oleh karena itu kesehatan finansial perlu diatur untuk mempersiapkan kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang.

Baca juga: Pengertian Utang Beserta Jenis-jenisnya

Mengatur keuangan dan skala prioritas harus ditekankan sejak dini untuk menghindari krisis keuangan. Seperti dikutip dari buku Milenial Cerdas Finansial karya Aryan Danil Mirza, dkk, Selasa (2/2/2021) berikut langkah yang harus dilakukan milenial untuk mengatur finansial.

Pertama, menyusun rencana keuangan. Laju aliran keuangan harus disusun rinci. Mulai dari belanja bahan makanan, keperluan kuliah, dan lainnya. Prioritas wajib ditetapkan untuk menghindari pembelian barang yang tidak sesuai kebutuhan.

Baca juga: 4 Tips Mengelola Uang Bagi Pebisnis, Jadikan Hemat Kebiasaan

Kedua, terapkan sikap disiplin dan hemat. Jumlah pengeluaran harus diperhitungkan berdasarkan pemasukan guna menghindari pengeluaran yang melebihi batas. Terlebih saat ini gaya hidup milenial selalu mengikuti tren yang mengakibatkan kecenderungan membeli barang-barang mahal, travelling, kuliner dan hal lainnya. Hal tersebut boleh saja dilakukan, namun harus tetap terkontrol sehingga keuangan masih dalam tahap aman.

Ketiga, mulai menabung. Pengeluaran yang terlalu boros menyebabkan milenial sulit untuk menyisihkan uang. Padahal menabung perlu dilakukan untuk digunakan sebagai dana darurat dan kebutuhan jangka panjang. Jika sulit, biasakan untuk menabung dari skala kecil dan bertahap. Finansial yang sehat akan memberikan kesiapan masa depan yang lebih baik.

Keempat, lakukan investasi. Hal ini tentu jarang terbesit bahkan tidak sama sekali dalam pikiran milenial. Namun, bila dilihat kembali, investasi akan menunjang persiapan jangka panjang. Investasi dapat digunakan apabila terdapat kejadian yang tidak terduga. Bisa juga untuk membuka usaha kecil atau menanam modal di usaha lain.

Kelima, menciptakan peluang usaha baru. Hal ini dapat dicoba untuk melatih kemampuan mengatur keuangan. Sebab generasi milenial cenderung memiliki pemikiran yang lebih kreatif dan unik sehingga banyak ide usaha yang bisa diciptakan. Kemampuan wirausaha juga harus diasah untuk persiapan dalam persaingan dunia kerja.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement