4 Tips Mengelola Uang Bagi Pebisnis, Jadikan Hemat Kebiasaan

Reza Andrafirdaus, Jurnalis · Sabtu 30 Januari 2021 20:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 29 622 2353000 4-tips-mengelola-uang-bagi-pebisnis-jadikan-hemat-kebiasaan-jGvytLO5Gc.jpg Tips Mengatur Keuangan Bagi Pebisnis. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Seorang yang baru memulai bisnis akan dihadapkan dengan beberapa tantangan awal, seperti keuangan. Jika berhasil melewatinya, dia bisa menjalankan bisnisnya dengan cukup mudah.

Dilansir dari The Small Busines, Jakarta, Sabtu (30/1/2021), ada banyak cara yang dapat memberikan perbaikan keuangan dengan memodifikasi proses operasi bisnis, tetapi ada juga beberapa hal mudah yang dapat dilakukan dalam pengelolaan sehari-hari untuk meningkatkan kemajuan bisnis.

Meskipun ada banyak tantangan berbeda saat memulai dan mengelola bisnis kecil, masalah uang menjadi prioritas utama bagi sebagian besar pemilik bisnis kecil.

Baca Juga: Mau Konsolidasi Utang, Begini Caranya

Berikut ini telah dirangkum tips-tips mengelola keuangan untuk pelaku bisnis agar dapat mengelola uang lebih efektif.

1. Jangan Menggabungkan Pengeluaran Bisnis dan Pribadi

Ada begitu banyak alasan untuk tidak mencampur akun bisnis dan pribadi, termasuk masalah pajak, kewajiban pribadi, dan catatan akuntansi yang campur aduk, hanya untuk beberapa nama.

Ketika keadaan semakin ketat, tahan keinginan untuk menggabungkan keuangan bisnis dengan dana pribadi karena itu pasti akan membuat kekacauan yang harus ditangani nanti.

Baca Juga: 4 Tips Aman Gadaikan Barang untuk Modal Usaha

Cara terbaik untuk menjaga pemisahan yang jelas dari pengeluaran adalah dengan menetapkan anggaran pribadi dan anggaran bisnis. Patuhi mereka secara ketat dan terpisah sehingga kartu kredit dan pinjaman untuk bisnis dan tidak digunakan untuk keuangan pribadi, begitupun sebaliknya.

2. Bernegosiasi dengan Vendor Sebelum Menandatangani Kontrak

Terkadang seseorang harus menggali sedikit untuk mendapatkan tawaran yang bagus. Saat melakukan pembelian dari vendor atau membuat kontrak dengan pemasok, cobalah bernegosiasi untuk kesepakatan yang lebih baik.

Jangan lupa untuk memeriksa persyaratan pembelian, seperti denda keterlambatan pembayaran dan masa tenggang saat membuat keputusan. Terkadang diberi tambahan 30 hari untuk membayar dapat menghemat lebih dari 5% diskon dari atas.

3.       Bayar Tagihan Tepat Waktu, Setiap Saat
Sama seperti yang dilakukan dengan keuangan pribadi, penting untuk membayar semua tagihan bisnis dengan rajin.
Biaya keterlambatan pembayaran kartu kredit dan pinjaman dapat sangat merugikan, tetapi membayar biaya keterlambatan kecil pada vendor dan tagihan utilitas secara konsisten bertambah juga. Hal yang sama berlaku untuk pajak. Membayar terlalu terlambat dapat mengakibatkan denda yang serius.
Siapkan pengingat bulanan untuk memastikan tidak ada tagihan bisnis yang jatuh tempo. Khususnya untuk bisnis muda, margin keuntungan-kerugiannya tipis. Menghindari biaya keterlambatan dapat menjadi pembeda antara mengakhiri tahun secara merah atau hitam.
4.       Jadikan Berhemat sebagai Kebiasaan
Tidak perlu mengubah diri sendiri menjadi pemberi kupon yang ekstrim untuk menghemat uang guna pengeluaran bisnis biasa. Tindak lanjuti penawaran rabat mail-in untuk peralatan dan persediaan kantor, beli furnitur dan peralatan utama bekas, dan bertindak hijau untuk menghemat uang untuk utilitas. 

3.       Bayar Tagihan Tepat Waktu, Setiap Saat

Sama seperti yang dilakukan dengan keuangan pribadi, penting untuk membayar semua tagihan bisnis dengan rajin.

Biaya keterlambatan pembayaran kartu kredit dan pinjaman dapat sangat merugikan, tetapi membayar biaya keterlambatan kecil pada vendor dan tagihan utilitas secara konsisten bertambah juga. Hal yang sama berlaku untuk pajak. Membayar terlalu terlambat dapat mengakibatkan denda yang serius.Siapkan pengingat bulanan untuk memastikan tidak ada tagihan bisnis yang jatuh tempo. Khususnya untuk bisnis muda, margin keuntungan-kerugiannya tipis. Menghindari biaya keterlambatan dapat menjadi pembeda antara mengakhiri tahun secara merah atau hitam.

4.       Jadikan Berhemat sebagai Kebiasaan

Tidak perlu mengubah diri sendiri menjadi pemberi kupon yang ekstrim untuk menghemat uang guna pengeluaran bisnis biasa. Tindak lanjuti penawaran rabat mail-in untuk peralatan dan persediaan kantor, beli furnitur dan peralatan utama bekas, dan bertindak hijau untuk menghemat uang untuk utilitas. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini