Penyebab Insentif Tenaga Kesehatan Belum 100% Tersalurkan

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 04 Februari 2021 18:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 04 320 2356631 penyebab-insentif-tenaga-kesehatan-belum-100-tersalurkan-MYLPjnaFKf.jpg Insentif Tenaga Kesehatan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Penyaluran insentif tenaga kesehatan masih terkendala utamanya di daerah. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama dengan Kementerian Dalam Negeri pun telah melakukan langkah-langkah agar penyaluran ini bisa cepat.

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Astera Primanto Bhakti mengatakan, penyaluran dana tersebut rupanya masih nyangkut di rekening kas daerah. Sebab realisasi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah untuk membayarkan insentif tenaga kesehatan baru sekitar 72% 

Baca Juga: Insentif Tenaga Kesehatan Dipotong, Sri Mulyani Sowan ke Menkes BGS

"Jadi ada sekitar Rp3 triliun yang sudah dibayarkan dan sisanya itu masih ada di anggaran kas daerah," ujar Astera dalam video virtual, Kamis (4/2/2021).

Kata dia, penyaluran insentif bagi tenaga kesehatan sepanjang 2020 sudah hampir 100% . Seluruhnya disalurkan melalui ke kas daerah.

Baca Juga: Garda Terdepan Lawan Covid-19, Alasan Insentif Nakes Tak Jadi Dipotong

"Kami sampaikan update ya untuk tahun anggaran 2020 sebetulnya penyaluran untuk insentif tenaga kesehatan itu sudah hampir 100% jadi sudah 99,99% itu sudah disalurkan ke kas daerah," bebernya

Adapu, pemerintah pusat meminta agar sisa dana di kas daerah dapat segera dialokasikan kembali ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2021. "Sehingga, pelaksanaan pembayarannya bisa sesuai yang diharapkan," tandasnya.

Sementara itu, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengungkapkan, alasan pemerintah secara konsisten tidak memotong insentif nakes, karena untuk mengapresiasi nakes sebagai garis terdepan dalam menangani Covid-19. Belum lagi pada tahun ini ada program vaksinasi yang sebagian besar diprioritaskan lebih dulu bagi nakes.

"Ini konsistensi pemerintah yang utamakan dan dukung sepenuhnya nakes yang menjadi garda terdepan, andalan kita tangani pasien dan pencegahan penyakit covid," ujar Askolani dalam video virtual.

Kata dia, tenaga kesehatan menjadi priritas utama pemerintah. Termasuk mendapatkan vaksinasi untuk Covid-19. Serta pemerintah melihat insentif tenaga medis akan segera menyalurkan anggaranya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini