Share

Ekonomi RI Minus, BLT Subsidi Gaji Diusulkan Jadi Rp6 Juta

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 05 Februari 2021 16:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 05 320 2357187 ekonomi-ri-minus-blt-subsidi-gaji-diusulkan-jadi-rp6-juta-jJtnVsqxIt.jpg Ekonomi RI (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 minus 2,07%. Hal ini dapat dilihat dari daya konsumsi rumah tangga yang juga minus 2,63%. Untuk itu, program BLT subsidi gaji seharusnya dapat dilanjutkan.

Namun, BLT subsidi gaji pada tahun ini dihilangkan karena pemerintah fokus menyalurkan bantuan sosial (bansos) lainnya. Kebijakan itu dinilai kontraproduktif dengan upaya peningkatan daya beli.

"Ke depan sebaiknya stimulus berupa subsidi upah bagi pekerja ditambah bukan malah dihilangkan," katanya, Jumat (5/2/2021).

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Minus, Pencairan Bansos Tunai Dipercepat 

Menurut Bhima, para pekerja idealnya mendapatkan BLT subsidi gaji Rp1,2 juta setiap bulan minimal lima bulan atau jika ditotal Rp6 juta per orang.

"Jadi bisa Rp6 juta karena bantuan upah selama ini dianggap terlalu kecil karena masih banyaknya pekerja yang dirumahkan tanpa digaji," kata Bhima.

Selain itu, dia juga mendorong agar pekerja di sektor informal yang belum terdaftar sebagai peserta BP Jamsostek bisa diprioritaskan untuk mendapat subsidi gaji. Dia menyebut, program Kartu Prakerja yang didorong pemerintah tidak efektif karena tak sesuai dengan kebutuhan.

"Tidak tepat apabila (anggaran) yang ditambah adalah program Kartu Prakerja dimana birokrasi panjang melalui pelatihan online tidak sesuai dengan kondisi saat ini dimana pekerja perlu mendapat bantuan tunai secara cepat," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini