Semarang Banjir karena Hujan Ekstrem, Menteri Basuki: Terulang Tiap 50 Tahun

Michelle Natalia, Jurnalis · Minggu 07 Februari 2021 07:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 07 320 2357889 semarang-banjir-karena-hujan-ekstrem-menteri-basuki-terulang-tiap-50-tahun-mfBMMZCF9U.png Menteri PUPR Cek Banjir di Semarang (Foto: Instagram PUPR)

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan banjir Semarang terjadi akibat luapan Kali Beringin Mangkang dan Kali Plumbon Kaligawe, yang merupakan dampak siklus hujan lebat 50 tahunan.

"Pada saat yang bersamaan, air pasang pun tingginya mencapai 1.4 meter," ujar Menteri Basuki di Jakarta, Minggu (7/2/2021).

Berdasarkan data BMKG memang telah diperkirakan terjadi hujan ekstrem. “Sesuai prediksi BMKG bahwa cuaca ekstrem terjadi di Bulan Februari, maka dalam beberapa hari terakhir curah hujan di Semarang mencapai 171 milimeter. Menurut hitungan hidrologi periode ulangnya 50 tahunan," kata Menteri Basuki.

Baca Juga: Banjir Besar di Semarang Belum Surut hingga Malam Hari 

Sekadar informasi, banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), hingga Sabtu (6/2/2021) malam, belum surut. Salah satunya kawasan Tlogosari, Kecamatan Pedurungan.

Berdasarkan pantauan, ketinggian air yang merendam wilayah Tlogosari bervariasi tingginya. Sejumlah rumah juga masih terendam air. "Banjir kali ini, luar biasa. Sampai sore ini masih ada rumah yang tergenang," kata salah seorang warga Novita.

Wanita 28 tahun ini berharap, air cepat surut dan malam ini tidak terjadi hujan agar tidak ada banjir susulan. "Saya berharap, ke depan ada langkah dari pemerintah untuk mengantisipasi luapan air dari sungai maupun drainase saat hujan deras sehingga Semarang bisa bebas banjir," ujarnya.

Sementara itu, kondisi yang sama juga terlihat di Jalan Yosudarso. Median jalan tersebut masih terendam banjir. Pengendara kendaraan bermotor harus ekstra hati-hati dan jeli memilih jalan agar bisa melintas dengan selamat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini