Petani Dapat BLT Rp30 Juta untuk Peremajaan Sawit

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 10 Februari 2021 13:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 10 320 2359794 petani-dapat-blt-rp30-juta-untuk-peremajaan-sawit-CYZzkzMNSJ.jpg Kelapa Sawit (Foto: Okezone)

JAKARTA - Petani mendapat BLT Rp30 juta untuk peremajaan sawit. Pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), mencatat realisasi program peremajaan sawit rakyat sejak tahun 2016 hingga Desember 2020 sebesar 200 ribu hektar. Di mana, program ini ditargetkan bisa direalisasikan 180 ribu hektar per tahun.

Strategi Ofensif RI Lawan Kampanye Hitam Sawit

Menurut Direktur Utama BPDPKS, Eddy Abdurachman, saat ini lahan sawit yang ada di Indonesia 41% merupakan perkebunan sawit rakyat dengan total lahan 6,72 juta hektar.

"Jadi dari jumlah tersebut terdapat 2,78 juta hektar pohon sawit sudah berusia di atas 25 tahun. Sehingga produktivitasnya kurang maksimal," ujar dia dalam webinar secara virtual, Rabu (10/2/2021).

Kemudian, kata dia, dalam program peremajaan sawit ini pemerintah memberikan dukungan pembiayaan sebesar Rp30 juta per hektar bagi 1 kepala keluarga pemilik kebun sawit.

"Kami (BPDPKS), kasih Rp30 juta per hektar dan maksimum 4 ha per kartu keluarga," ungkap dia.

Dia menjelaskan adanya program ini akan berdampak pada hasil produksi perkebunan sawit di masa depan. Diprediksi pada tahun 2030 hasil produksi CPO bisa mencapai 56,84 juta metrik ton.

"Sehingga hasil produksi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan untuk ekspor, industri dalam negeri, pangan hingga program biodiesel," tuturnya.

Dia juga menambahkan, apabila tidak adanya program ini, maka diprediski produksi dari kebun sawit rakyat akan mengalami penurunan produktivitas.

"Dan sampai tahun 2035 produksi CPO hanya mencapai 52,39 juta metrik ton," tandas dia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekenomian Airlangga Hartarto mengatakan dukungan yang utama adalah pemenuhan target peremajaan sawit rakyat pada tahun 2021 seluas 180.000 hektare dengan alokasi dana sebesar Rp5,567 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini