Pekerja Gaji Besar Bisa Dapat Bantuan Rp3,5 Juta Pengganti BLT

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 11 Februari 2021 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 11 320 2360527 pekerja-gaji-besar-bisa-dapat-bantuan-rp3-5-juta-pengganti-blt-p5haInzBSc.jpeg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Program Kartu Prakerja bisa diikuti oleh para pekerja yang ingin menambah pundi-pundi pemasukan. Bahkan, mereka yang sudah mempunyai gaji besar pun juga bisa mendaftarnya.

Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tahutu menjelaskan berdasarkan Perpres 76/2020 dan Permenko 11/2020 Program Kartu Prakerja bisa diakses oleh semua WNI yang berusia di atas 18 tahun dan tidak sedang menempuh pendidikan formal, pencari kerja atau pekerja terkena PHK, pekerja dan buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja, diprioritaskan bagi yang terdampak pandemi dan belum menerima bantuan sosial selama pandemi.

Baca Juga: Ini Syarat Pekerja Dapat Bantuan Rp3,5 Juta dari Kartu Prakerja

"Permenko juga mengatur daftar terlarang yang meliputi pejabat negara, pimpinan dan anggota DPRD, ASN/TNI/POLRI, kepala desa dan perangkat desa, direksi/komisaris/dewan pengawas BUMN atau BUMD, penerima bansos Kemensos," ujarnya kepada Okezone, Kamis (11/2/2021).

Meski begitu, tetap ada seleksinya, sehingga mereka tak serta merta langsung diterima sebagai peserta. Program Kartu Prakerja menerapkan pendaftaran mandiri, seseorang harus mendaftar di situs Prakerja. Pada saat mendaftar, mereka harus mengisi form deklarasi diri dengan menjawab serangkaian pertanyaan.

Baca Juga: BLT Subsidi Gaji Dialihkan ke Insentif Kartu Prakerja, Ini Kata Manajemen PMO

"Sekali lagi, tidak ada persyaratan besaran gaji atau income untuk mendaftar. Kami melakukan 3 kali survei di tahun 2020 untuk melihat dampak program terhadap kebekerjaan peserta dan melihat penggunaan dana insentif pasca pelatihan," ujarnya.

Dia menyebut, yang dilarang untuk menerima Kartu Prakerja, yaitu mereka yang bekerja sebagai pejabat negara, pimpinan dan anggota DPRD, ASN/TNI/POLRI, kepala desa dan perangkat desa, direksi/komisaris/dewan pengawas BUMN atau BUMD, dan penerima bansos Kemensos.

"Tidak ada peraturan yang mengatur soal income atau gaji calon peserta. Yang bisa dikenai sanksi hukum adalah kalau mereka yang masuk dalam daftar terlarang (blacklist) mendaftar dengan memalsukan identitas," kata dia.

Saat ini pemerintah sudah menggelar program Kartu Prakerja hingga gelombang 11 pada akhir 2020. Sementara pada awal 2021, pemerintah berencana membuka pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 12.

Total bantuan yang didapat adalah Rp3,55 juta, dengan rincian Rp600 ribu untuk biaya pelatihan tiap bulan selama empat bulan atau total Rp2,4 juta dan Rp1 juta sebagai insentif biaya pelatihan, serta Rp150 ribu sebagai biaya survei.

Namun, sebelum mendaftar pastikan kalian memenuhi syarat seperti.

1. Warga Negara Indonesia (WNI).

2. Berusia di atas 18 tahun.

3. Tidak sedang melakukan kuliah atau sekolah.

Calon peserta juga sebaiknya memahami tahapan-tahapan untuk mendaftar, sebagai berikut:

1.Buka laman www.prakerja.go.id

2.Siapkan nomor Kartu Keluarga (KK) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK), masukkan data diri, dan ikuti petunjuk untuk menyelesaikan proses pemeriksaan akun

3. Siapkan alat tulis untuk mengikuti tes motivasi dan kemampuan dasar secara online

4.Klik Gabung pada gelombang daftar Prakerja yang sedang dibuka

5.Tunggu pengumuman seleksi peserta yang lolos daftar Kartu Prakerja Gelombang 12.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini