Bisnis Project Financing Diajak Masuk ke Securities Crowdfunding

Hafid Fuad, Jurnalis · Senin 15 Februari 2021 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 15 278 2362328 bisnis-project-financing-diajak-masuk-ke-securities-crowdfunding-X5IowIPRna.jpg Saham (Shutterstock)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong pelaku bisnis Project Financing yang sudah tergabung dalam Inovasi Keuangan Digital (IKD) untuk masuk dalam layanan Securities Crowdfunding. Syaratnya mereka harus mengajukan Izin satu tahun sebelumnya dan ini sesuai dengan aturan yang berlaku.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Nurhaida mengatakan kesempatan ini terbuka untuk anggota klaster IKD yang sudah bergabung dalam model bisnis Project Financing. Mereka juga harus melalui proses review dalam Regulatory Sandbox. Hal ini sesuai POJK Nomor 57/POJK.04/2020 tentang Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi (Securities Crowdfunding/SCF).

 Baca juga: Ini Perbedaan Equity Crowdfunding dan Security Crowdfunding

"Proses ini sejalan dengan tujuan diadakan proses review di Regulatory Sandbox berdasarkan POJK 13/2018. Karena pada Regulatory Sandbox sudah ada evaluasi dari Forum Panel dari sektor terkait. Salah satunya untuk Project Financing," ujar Nurhaida hari ini di Jakarta.

Merujuk Pasal 89 POJK SCF, disebutkan perusahaan yang memiliki fokus dalam pembiayaan proyek dan telah tergabung di IKD OJK dapat mengembangkan bisnisnya. Namun syaratnya harus mengajukan izin sesuai POJK SCF paling lambat satu tahun sejak POJK SCF berlaku.

 Baca juga: Bos OJK Pamer Securities Crowdfunding, Milenial Bisa Lebih Mudah Cari Modal 

Project Financing adalah satu model bisnis inovasi keuangan digital yang menawarkan platform untuk menggalang dana secara online dari investor. Tujuannya untuk membiayai satu proyek tertentu. Investor akan memperoleh imbalan berupa keuntungan yang dihasilkan dari proyek tersebut sebagai bentuk pengembalian investasi. Namun bisa sebagai imbal hasil pada interval waktu yang telah ditentukan.

OJK menyebutkan model bisnis Project Financing memiliki potensi dan manfaat bagi kemajuan industri keuangan Indonesia dengan menghadirkan proyek-proyek inovatif dan alternatif. Pendanaan yang didapatkan menjadi fondasi ekosistem sharing economy dan menciptakan kolaborasi antar pelaku jasa keuangan. "Ini akan semakin meningkatkan pertumbuhan dan stabilitas sistem Keuangan di Indonesia," katanya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini