3 Perusahaan Besar Investasi di Batang Ratusan Triliunan Rupiah

Antara, Jurnalis · Senin 15 Februari 2021 08:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 15 320 2362067 3-perusahaan-besar-investasi-di-batang-ratusan-triliunan-rupiah-eHyWQCdVv4.jpg 3 Perusahaan Besar Investasi di Batang (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa sudah ada 3 perusahaan besar yang mengisi Grand Batang City Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah, yaitu LG, KCC Glass, dan Wavin.

"Khusus untuk LG yang akan berinvestasi sebesar Rp142 triliun bergerak pada industri baterai yang akan paralel dengan investasi smelter nikel di Maluku Utara," katanya seperti dilansir Antara, Jakarta, Senin (15/2/2021).

LG akan berinvestasi dalam bentuk konsorsium, di antaranya bersama dengan Indonesian Battery Holding yang merupakan gabungan dari MIND.ID, Pertamina, PLN, dan Antam.

Baca Juga: Bahlil Sebut 3 Perusahaan Asing Pesan Lahan di Batang 

Dia mendorong Grand Batang City segera menyelesaikan proses pembangunan infrastruktur terkait 450 hektare lahan di fase pertama yang ditargetkan dapat selesai pada Mei 2021.

Hal itu, kata dia, agar pada Juni 2021 hingga Juli 2021 sudah tidak ada isu lagi terkait cut and fill dan pematangan lahan seluas 450 hektare dari total 4.300 hektare lahan yang direncanakan.

"Sesuai dengan rencana pada 2020 sampai hari ini, kami dari BKPM melihat persiapan on progress sesuai dengan perencanaan awal. (Karena itu) per 2021 Grand Batang City sudah siap untuk menerima tenant yang akan masuk berinvestasi," katanya.

Bupati Batang Wihaji mengatakan bahwa tugas pemerintah daerah melayani semua yang terkait dengan pelayanan investor, khususnya yang harus dilaksanakan oleh pemda.

Layanan tersebut, kata dia, yaitu mempermudah dan mempercepat (yang dibutuhkan investor) tentu dengan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Jadi hubungannya dengan investor keberadaannya tentu bagaimana pemerintah daerah hadir melayani dengan memastikan seperti perintah dari BKPM," katanya.

Baca Juga: Jokowi Ingin Target Nilai Investasi Capai Rp4.983,2 Triliun di 2024

Wihaji mengatakan sesuai pesan Presiden Joko Widodo bahwa pembangunan KIT Batang harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan.

"Oleh karena itu, nanti investor itu juga ada keberpihakan bagaimana menyerap tenaga lokal di Kabupaten Batang," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini