Dear Operator Jalan Tol, Jangan Cuma Minta Kenaikan Tarif Doang

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 16 Februari 2021 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 320 2363001 dear-operator-jalan-tol-jangan-cuma-minta-kenaikan-tarif-doang-CQlI7jNmje.jpg Jalan Tol. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meminta kepada seluruh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk dapat memenuhi dan meningkatkan pelayanan di jalan tol. Termasuk salah satunya adalah memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) rest area atau tempat istirahat dan pelayanan (TIP).

Mengingat hal tersebut menjadi salah satu persyaratan penyesuaian tarif tol. Sebab, peningkatan SPM sangat penting mengingat keberadaan rest area menjadi perhatian luas publik terutama pengguna jalan tol.

Baca Juga: Rawan Longsor, Mobil hingga Truk Masih Bisa Lewat Tol Semarang-Batang

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan dalam peningkatan pelayanan jalan tol tidak hanya semata mengejar tercapainya SPM untuk pemenuhan persyaratan penyesuaian tarif tol. BUJT juga didorong untuk meningkatkan kualitas layanan jalan tol secara berkelanjutan.

Termasuk menghadirkan lingkungan jalan tol yang lebih baik lewat pengelolaan rest area. Karena menurut Basuki, kebutuhan dan ekspektasi publik yang semakin tinggi.

"Kami menyakini dengan lingkungan jalan tol yang lebih baik akan berkontribusi terhadap kenyamanan dan keselamatan dalam mengemudi di jalan tol, khususnya tidak hanya jalannya tetapi juga rest areanya,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (16/2/2021).

Baca Juga: Penanganan Longsor Tol Surabaya-Gempol Ditargetkan Selesai Akhir Februari

Oleh karena itu, Kementerian PUPR juga aktif melakukan tinjauan kepada beberapa ruas tol. Tujuannya untuk memastikan peningkatan layanan rest area seiring dengan peningkatan layanan pada jalan tol.

Menurut Sudirman, konsep rest area seharusnya tidak hanya untuk tempat singgah istirahat saja, tetapi juga dimanfaatkan secara maksimal sebagai etalase produk lokal dan pengembangan wilayah sekitarnya. Rest area diharapkan dapat menjadi tempat edukasi dengan memberikan informasi tentang banyak hal, seperti objek wisata dan UMKM.

"Peninjauan rest area ini merupakan tindak lanjut instruksi Menteri PUPR terkait penyesuaian tarif tol. Pemenuhan SPM rest area menjadi salah satu syarat penyesuaian tarif tol," ucap Sudirman.

Sebagai informasi, penilaian jalan tol dan rest area berkelanjutan harus memenuhi kriteria yang tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) PUPR No.10 Tahun 2014 dan Permen PUPR No 12 Tahun 2018. Yakni terpenuhinya core function di ruas jalan tol, seperti aspek kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan pengguna ruas jalan tol.

Kemudian terpenuhinya support function di rest area jalan tol berupa penerapan regulasi tentang tempat istirahat dan pelayanan pada jalan tol (rest area), dan terpenuhinya fungsi kebutuhan pendukung dan pelengkap di rest area.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini