RI Punya Cara Baru Kurangi Kemiskinan di Desa

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 16 Februari 2021 16:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 320 2363076 ri-punya-cara-baru-kurangi-kemiskinan-di-desa-UgZ40plCQJ.jpg Kemiskinan (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar memastikan penanganan kemiskinan di tingkat desa akan lebih sistematis lagi ke depannya.

"Kami akan punya database utama di Sistem Informasi Desa (SID), di tiap-tiap desa. Jadi tidak hanya informasi terkait kemiskinannya namun di mana letak kemiskinan dan siapa orangnya," ujar dia dalam konferensi pers, Selasa (16/2/2021).

Baca Juga: Penyebab Orang Miskin Indonesia Makin Banyak

Dia menuturkan dengan sistem tersebut, pihaknya tidak lagi menghitung jumlah warga miskin berdasarkan kartu keluarga, tapi warganya.

"Misalnya dalam satu desa setelah ada pemutakhiran data ditemukan 50 warga miskin. Mereka diidentifikasi berdasarkan nama dan alamat," ungkap dia.

Baca Juga: Orang Miskin di Indonesia Naik Jadi 28 Juta Orang Efek Covid-19

Kemudian, kata dia, setelah itu 50 warga tersebut ditangani menggunakan dana desa baik itu bantuan langsung tunai atau dilibatkan padat karya tunai desa dan akhirnya mendapat penghasilan.

"Dengan begitu mereka keluar dari garis kemiskinan. Dan juga pengurangan pengangguran karena pendekatannya padat karya," pungkasnya

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, orang miskin baru di Indonesia mencapai 1,13 juta orang. Adapun jumlah penduduk miskin di Tanah Air meningkat. Penambahan tingkat kemiskinan ini diakibatkan adanya dampak dari Covid-19.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan jumlah penduduk miskin pada September 2020 sebesar 27,55 juta orang atau naik 1,13 juta orang jika dibandingkan dengan Maret 2020 yang sebanyak 26,42 juta orang. Sedangkan, dibandingkan September 2019 jumlah penduduk miskin naik 2,76 juta orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini