Penduduk Miskin di Jabar Naik Jadi 4,19 Juta Orang Imbas Covid-19

Ervand David, Jurnalis · Rabu 17 Februari 2021 07:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 320 2363371 penduduk-miskin-di-jabar-naik-jadi-4-19-juta-orang-imbas-covid-19-TV9CZMBifT.jpg Kemiskinan (Okezone)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik  (BPS) Jawa Barat mencatat lebih dari 4 juta penduduk Jabar mengalami kemiskinan secara finansial. Angka ini terus naik secara signifikan dikarenakan banyaknya masyarakat yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) saat pandemi Covid-19 melanda.

Kepala BPS Provinsi Jawa Barat Dyah Anugrah Kuswardani mencatat, pada september tahun 2019 ada 3,39 juta masyarakat mengalami kemiskinan. Namun, memasuki 2020 atau masa pandemi, masyarakat mulai mengalami kesulitan finansial dan mengakibatkan lonjakan kemiskinan hingga ke angka 4,19 juta penduduk.

 Baca juga: RI Punya Cara Baru Kurangi Kemiskinan di Desa

"Kota Bogor tingkat kemiskinan 5,77%, tingkat keparahan 0,18%," ujarnya, Rabu (17/2/2021).

Dirinya mengatakan, garis kemiskinan sendiri di ukur dari pendapatan masyarakat. Di mana, garis kemiskinan Jabar di September 2020 Rp415.682.

 Baca juga: BLT Tahan Laju Kemiskinan dan Pengangguran di Desa

"Artinya pengeluaran kita sebulan di bawah Rp415.682 kita masuk penduduk miskin," ujarnya.

Dirinya menjelaskan, dari garis kemiskinan tadi, penyumbang kemiskinan terbesar adalah beras. Jadi jika ada yang tidak mampu membeli beras itu termasuk miskin.

"Jadi dari total 48 juta lebih penduduk jawa barat, ada sekitar 9 persen masyarakat di Jawa Barat mengalami kemiskinan," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini