JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membangun perekonomian Indonesia.
Untuk itu, Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau sovereign wealth fund (SWF) yang bernama Indonesia Investment Authority (INA) adalah mencari investasi berupa modal, bukan dana pinjaman atau utang.
"Jadi sovereign wealth fund, otoritas Investasi Indonesia merupakan salah satu upaya pemerintah agar kami dapat menarik lebih banyak modal dari swasta asing untuk bermitra dengan kami dalam ekuitas farmasi. Karena Indonesia tidak bisa terus-menerus membangun dan mengembangkan dirinya hanya melalui pembiayaan yang berasal dari leverage atau utang," kata Sri Mulyani.
Sebelumnya, Ridha DM Wirakusumah resmi menjadi CEO Indonesia Investment Authority (INA) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI).
Ridha mengatakan, visi dan misi dari Sovereign Wealth Fund (SWF) memang luar biasa. Menurutnya, menjadi dewan direksi SWF yang dikenal dengan INA merupakan tugas yang mulai tetapi juga tidak ringan.
Dirinya pun ingin menekankan bahwa INA akan menciptakan clime of investment. Sehingga nantinya para investor bisa masuk ke Indonesia dengan lebih nyaman dan yakin.
Baca Selengkapnya: Cara Jokowi Bangun Indonesia Tanpa Utang, Bisa?
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.