Wall Street Merosot Imbas Saham-Saham Teknologi Berguguran

Antara, Jurnalis · Jum'at 19 Februari 2021 07:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 19 278 2364639 wall-street-merosot-imbas-saham-saham-teknologi-berguguran-Emb13375h7.jpg Wall Street (Reuters)

NEW YORK - Wall Street ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Hal ini karena investor beralih dari saham-saham teknologi besar, sementara kenaikan tak terduga dalam klaim pengangguran mingguan AS menunjukkan pemulihan yang rapuh di pasar tenaga kerja.

Indeks Dow Jones Industrial Average terpangkas 119,68 poin atau 0,38% menjadi ditutup di 31.493,34 poin. Indeks S&P 500 berkurang 17,36 poin atau 0,44%, menjadi menetap di 3.913,97 poin. Indeks Komposit Nasdaq jatuh 100,14 poin atau 0,72%, menjadi berakhir di 13.865,36 poin.

 Baca juga; Wall Street Bergerak Mixed, Nasdaq Ditutup Anjlok

Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor energi berkurang 2,27 persen, memimpin penurunan. Sedangkan sektor utilitas dan consumer discretionary sedikit menguat.

Saham Apple Inc, Tesla Inc, dan Facebook Inc, membebani indeks acuan S&P 500 dan Nasdaq yang padat teknologi. Saham Facebook turun 1,5 persen menjadi 269,39 dolar saat Wall Street menilai konsekuensi yang lebih luas dari langkahnya untuk memblokir semua konten berita di Australia.

 Baca juga: Wall Street Ditutup Mixed, Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi

Laporan laba perusahaan-perusahaan yang kuat, kemajuan dalam peluncuran vaksinasi dan harapan paket stimulus federal senilai 1,9 triliun dolar AS membantu indeks saham AS kembali mencapai rekor tertinggi pada awal pekan ini.

Tetapi reli selama berbulan-bulan menunjukkan saham sekarang memiliki penilaian tinggi, kata Direktur Investasi Dana kekayaan Swasta Glenmede, Jason Pride, di Philadelphia.

"Kami masih berada dalam lingkungan bullish yang hati-hati untuk pasar secara keseluruhan," kata Pride, mengutip dua alasan.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini