Dapat Air Bersih, Menko Luhut: Rakyat NTT dan NTB Pesta Pora

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 19 Februari 2021 19:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 19 320 2365087 dapat-air-bersih-menko-luhut-rakyat-ntt-dan-ntb-pesta-pora-ZYcR4uVaDa.jpg Menko Luhut (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah terus mendorong penyediaan air bersih bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, berbagai proyek penyediaan air bersih termasuk Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) terus didorong.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pentingnya kehadiran air bersih sangat nyata. Karena berdasarkan pengalaman, ada salah satu daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berpesta pora ketika pemerintah melakukan pembangunan pipa atau pipanisasi untuk akses air bersih.

“Sekadar mengingatkan saja kemarin baru di bangun satu pipa untuk membawa air rakyatnya sudah berpesta pora,” ujarnya dalam acara penandatanganan SPAM Jatiluhur I, Jumat (19/2/2021).

Baca Juga: Gawat! Jakarta Kekurangan Akses Air Bersih 

Menurut Luhut, wajar saja jika masyarakat sekitar melakukan pesta pora. Pasalnya sudah berpuluh-puluh tahun masyarakat yang ada di sana tidak menikmati akses air bersih.

“Karena berpuluh-puluh tahun tidak ada air bersih di sana,” ucap Menko Luhut.

Oleh sebab itu lanjut Menko Luhut, pihaknya bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono akan melakukan pembicaraan mengenai proyek penyediaan air bersih. Dalam pembicaraan tersebut nantinya akan dibahas mengenai rencana pembangunan sistem air bersih di wilayah terpencil termasuk NTT dan NTB.

“Kita di sini bicara air, nanti setelah ini saya dengan Pak Basuki akan bicara air juga tapi di tempat kemiskinan. Di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat di mana kampung-kampung di sana sangat menderita dengan tidak adanya air,” kata Menko Luhut.

Menurut Menko Luhut, banyak daerah-daerah terpencil yang masih kesulitan air bersih. Oleh karena itu, pemerintah mulai secara bertahap untuk menghadirkan sistem penyediaan air bersih atau minum di beberapa daerah.

“Kita juga perlu mengingat banyak rakyat-rakyat kita di daerah termiskin di luar Jawa ini yang masih mengalami kekurangan air,” kata Menko Luhut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini