Ingat! Tidak Ada Kata Terlambat Memulai Bisnis, Ini 5 Alasannya

Reza Andrafirdaus, Jurnalis · Minggu 21 Februari 2021 21:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 19 455 2364977 ingat-tidak-ada-kata-terlambat-memulai-bisnis-ini-5-alasannya-9vBmHPb7aY.jpg Tips Bisnis (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Beberapa orang beranggapan bahwa dirinya telah terlambat untuk memulai suatu hal. Namun, itu tampaknya tidak berlaku dalam dunia bisnis karena bisnis bisa dilakukan kapan saja asalkan dilaksanakan dengan baik.

Pemikiran sudah terlambat memulai bisnis biasanya terbesit dalam pikiran anak-anak muda. Mereka menilai akan sulit mencapai kesuksesan. Sebaiknya, coba lihat Mark Zuckerberg (Facebook), Matt Mullenweg (WordPress) dan Pete Cashmore (Mashable) sebagai acuan. Mereka sukses di rentang usia muda.

Dilansir dari The Balance Small Business, Jakarta, Minggu (21/2/2021), usia pendiri bukanlah faktor utama yang menentukan sukses tidaknya suatu bisnis. Faktanya, ada argumen bahwa mereka yang memulai bisnis di kemudian hari memiliki peluang lebih baik untuk mencapai kesuksesan.

 Baca Juga: 4 Rekomendasi Bisnis Buat Remaja, Jadi Influencer Online Sangat Populer

Penelitian telah menunjukkan bahwa jika berada di usia di atas 55 tahun, seseorang dua kali lebih mungkin dibandingkan rekannya yang berusia di bawah 35 tahun untuk memulai startup dengan pertumbuhan tinggi.

Tidak meyakinkan? Berikut telah Okezone rangkum 5 alasan bahwa tidak ada kata terlambat dalam memulai bisnis.


1. Memiliki Pengalaman Hidup

 

Manfaat yang paling jelas dan tak terbantahkan dari memulai bisnis di kemudian hari adalah kenyataan bahwa seseorang akan memiliki pengalaman hidup bertahun-tahun untuk digunakan dalam memulai usaha baru.

Pengalaman yang akan dimiliki berupa cara-cara duniawi dan memiliki tingkat kecerdasan bisnis yang tidak dimiliki di usia 20-an, serta lebih sabar dan mau mengambil setiap langkah dalam proses memulai bisnis, satu per satu untuk memberikan peluang terbaik bagi bisnis untuk sukses.

Meskipun, mungkin, tidak memiliki pengalaman langsung di setiap segmen proses memulai bisnis, kemungkinan besar Anda memahami pentingnya hal-hal seperti memiliki rencana bisnis, membuat rencana keuangan yang kokoh, dan melakukan riset pasar secara menyeluruh.

 

2. Mengenal Lebih Banyak Orang

 

Sering kali bisnis baru memerlukan koneksi dan jaringan dari orang banyak untuk menarik perhatian dan menghasilkan keuntungan.

Pikirkan tentang semua ahli yang ditemui dalam hidup yang dapat membagikan nasihat mereka atau memberikan layanan untuk membantu dalam usaha baru, seperti pengacara, akuntan, pemasar, pemodal ventura, perencana keuangan, agen real estat, kontraktor, desainer, dan penulis .

Kedalaman jaringan yang berkembang ini sering kali membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dibangun, jadi usia tentunya merupakan aset dalam situasi ini. Dari rentang waktu tersebut pun seseorang bisa mengenal lebih banyak orang baru.


3. Tahu Cara Menetapkan Tujuan

Penetapan tujuan merupakan bagian integral dari memulai dan menjalankan bisnis dan diperlukan secara konsisten selama kehidupan bisnis. Di masa muda, seseorang tidak selalu memahami kekuatan penetapan tujuan yang cerdas untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain dalam hidup.

Sebagai pembuat tujuan yang berpengalaman, proses menguraikan hasil yang diinginkan, serta tindakan yang akan diambil untuk membuat hasil itu menjadi kenyataan, akan menjadi kebiasaan. Pengalaman hidup juga akan membantu tetap objektif saat mempertimbangkan berbagai jalan yang dapat diambil untuk mencapai tujuan sehingga dapat bergerak maju dengan cara yang lebih efisien, hemat biaya, dan produktif.

 

4. Aman Secara Finansial

Memulai bisnis ketika masih muda berarti mungkin akan menyulap biaya kepemilikan bisnis bersama dengan investasi utama seumur hidup yang banyak dari kita hadapi, seperti pembayaran hipotek, pengeluaran anak-anak, perawatan kesehatan, asuransi, pembayaran mobil, pembayaran kembali pinjaman mahasiswa dan tabungan pensiun.

Meskipun biaya tidak pernah benar-benar hilang, semakin tua usia, semakin besar kemungkinan untuk membayar persentase yang signifikan dari hal-hal besar. Ini membebaskan uang tunai untuk diinvestasikan dalam bisnis. Plus, memiliki tanggung jawab keuangan yang lebih sedikit membuat ide memulai bisnis tidak terlalu berisiko karena secara teoritis akan memiliki lebih sedikit kerugian jika hal-hal tidak berhasil.

5. Tahu Apa yang Disukai

Banyak pengusaha muda tahu mereka ingin memulai suatu bisnis, tetapi mereka mungkin tidak tahu persis bagaimana mereka ingin melakukannya. Ini karena mereka tidak punya cukup waktu untuk mengembangkan gagasan tentang apa yang benar-benar mereka sukai.

"Gairah adalah salah satu motivator paling efektif dalam hal meluncurkan bisnis dan sering kali menjadi salah satu prediktor terkuat apakah sebuah ide akan membawa kesuksesan," kata Richard Branson.

Tanpa gairah untuk pekerjaan, kemungkinan besar ide bisnis akan gagal pada suatu saat. Pengusaha yang lebih tua tahu apa yang mereka sukai dan apa yang tidak mereka sukai serta dapat menyesuaikan bisnis baru agar sesuai.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini