Waspada! 8 Tanda Utang Kartu Kredit Sudah di Luar Kendali

Dian Ayu Anggraini, Jurnalis · Rabu 24 Februari 2021 21:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 24 622 2367665 waspada-8-tanda-utang-kartu-kredit-sudah-di-luar-kendali-znpQY6qGp2.jpg Kartu Kredit (Shutterstock)

JAKARTA - Kartu kredit menawarkan kemudahan dan kepraktisan dalam bertransaksi. Tak heran alat transaksi ini banyak digemari orang-orang. Namun, perlu diketahui, jika kartu kredit tidak digunakan dengan bijak, ini justru dapat menyebabkan masalah keuangan dan menyebabkan utang.

Tidak ada cara pasti untuk mengetahui seberapa besar utang kartu kredit yang bisa dikatakan masih aman atau sudah tidak terkendali. Pasalnya, penerbit kartu kredit biasanya tidak akan memperingatkan kepada pemilik kartu bahwa saldo sudah melebihi kemampuan untuk membayar.

 Baca juga: 5 Cara Mudah Siapkan Dana Darurat di Tengah Covid-19

Dilansir dari The Balance Jakarta, Rabu (24/2/2021), 8 tanda berikut ini dapat menjelaskan bahwa utang kartu kredit sudah di luar kendali. Dengan mengenali tanda-tanda tersebut, pemilik kartu kredit dapat mengontrol utang dan mengatasi masalah lebih cepat.

1. Kartu sudah maksimal atau di atas limit kredit

Hal ini dapat terjadi dengan cepat jika saldo tidak dibayar setiap bulannya. Beberapa kartu kredit yang telah habis akan menjadi masalah. Jika melebihi batas, akan ada kenaikan suku bunga yang akan semakin mempersulit pemilik kartu untuk membayar tagihan.

 Baca juga: 4 Cara Hitung Dana Pensiun

2. Terlambat atau terlewat pembayaran

Pembayaran yang terlewat akan semakin membahayakan kesehatan kartu kredit. Sebab, jumlah yang harus dibayarkan akan meningkat dan menyebabkan biaya keterlambatan ditambahkan ke saldo. Jika kartu sudah maksimal, biaya keterlambatan tersebut dapat mendorong saldo melebihi batas yang dimiliki.

3. Membayar kartu kredit dengan jenis utang lain

 

Meminjam uang agar tetap dapat membayar tagihan kartu kredit bukanlah pilih terbaik. Uang muka, transfer saldo berulang, pinjaman gaji, atau bentuk utang lainnya untuk membayar kartu kredit, hanya akan menciptakan lebih banyak utang.

4. Menggunakan kartu kredit untuk keperluan dan pembelian sehari-hari

Kartu kredit memang menawarkan kenyaman dalam bertransaksi kebutuhan sehari-hari. Bahkan beberapa kartu kredit juga memberikan kesempatan untuk memperoleh poin hadiah atau pengembalian uang (cashback). Ini tidak akan menjadi masalah asalkan saldo dibayar setiap bulan. Namun jika tidak, membayar pengeluaran sehari-hari dengan kartu kredit adalah pertanda masalah keuangan yang lebih besar.

5. Aplikasi kartu kredit baru ditolak

Penerbit kartu kredit dapat memprediksi ketika utang kartu kredit seseorang sudah tidak terkendali. Itu mengapa, sering terjadi penolakan pada aplikasi kartu kredit baru. Jadi, jika aplikasi kartu kredit baru ditolak, bisa jadi pengendalian utang pada kartu kredit sebelumnya tidak cukup baik. Maka perlu mengendalikan pengeluaran dan mulai menangani utang yang dimiliki.

6. Menyembunyikan utang dari diri sendiri atau pasangan

Menghindari membuka laporan mutasi kartu kredit karena tidak ingin menghadapi tagihan, atau berusaha menyembunyikan dari pasangan, kemungkinan besar utang yang dimiliki sudah lebih besar daripada yang dapat ditangani.

7. Tidak mampu menabung karena memiliki terlalu banyak hutang

Ketika memiliki utang yang harus dibayarkan, maka kegiatan menabung mungkin akan menjadi lebih sulit. Jadi, jika merasa tidak dapat menabung karena uang habis untuk membayar utang, artinya sudah terlalu banyak utang yang dimiliki.

8. Khawatir tentang bagaimana melunasi kartu kredit

Selalu khawatir tentang bagaimana cara melunasi utang kartu kredit, bisa jadi pertanda bahwa utang yang dimiliki sudah di luar kendali. Meski begitu, jangan berasumsi bahwa jika tidak stres tentang utang artinya aman. Bisa jadi terlalu mengabaikan utang atau berusaha menyangkal, juga tanda bahwa utang yang dimiliki sudah sangat besar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini