Perbaikan Rel Selesai, Jadwal KA di Stasiun Gambir dan Senen Kembali Normal

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 25 Februari 2021 20:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 320 2368415 perbaikan-rel-selesai-jadwal-ka-di-stasiun-gambir-dan-senen-kembali-normal-4XKTzm9pI5.jpg Kereta Api (Foto: Antara)

JAKARTA - Perbaikan jalur Kereta Api (KA) yang terdampak banjirn telah selesai. PT KAI Daop 1 Jakarta mengatakan perbaikan dua jalur di antara Stasiun Kedunggedeh - Lemah Abang Km 55 +100 s.d Km 53+600 telah selesai dilakukan.

Kahumas Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan dengan selesainya perbaikan kedua jalur tersebut maka Kereta Api yang melintas tidak lagi bergantian.

Baca Juga: Perbaikan Dikebut, Jalur Kereta Terdampak Banjir Ditargetkan Beroperasi Sore Ini

"Jadi seluruh pemberangkatan KA dari Stasiun Gambir maupun Stasiun Pasar Senen berjalan tepat sesuai jadwal," ujar dia di Jakarta, Kamis (25/2/2021).

Adapun untuk mendukung proses percepatan perbaikan untuk menormalkan kembali jalur KA dampak banjir lintas Stasiun Kedunggedeh - Lemah Abang, PT KAI Daop 1 Jakarta mengerahkan sekitar 200 pekerja untuk proses pemulihan.

Baca Juga: Perbaikan Jalur Kereta Api Lintas Utara Jawa Dikebut

Selain itu juga diturunkan beberapa alat berat milik PT KAI untuk mendukung proses percepatan penanganan yang terdiri dari 2 unit Multi Tie Tamper (MTT), 2 unit Profile Balast Regulator (PBR), 1 unit TG/Exavator Jalan Rel dan 1 unit Exavator mini. Sementara untuk material batu balas yang digunakan dalam perbaikan tersebut berkisar lebih dari 1000 m3.

"Saat ini secara total terdapat 15 keberangkatan KA dari Daop 1 Jakarta, 8 KA keberangkatan dari Stasiun Gambir dan 7 KA keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen," ungkap dia.

Bagi calon penumpang KA perlu kembali diperhatikan persyaratan untuk melakukan perjalanan KA Jarak Jauh (KAJJ) yaitu calon penumpang diwajibkan menunjukkan surat keterangan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum jam keberangkatan.

"Kemudian khusus untuk keberangkatan selama libur panjang atau libur keagamaan, sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum jam keberangkatan," tandas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini