Elon Musk Cari Tambahan Bahan Baku Baterai Mobil Listrik

Iffa Naila Safira, Jurnalis · Senin 01 Maret 2021 04:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 28 455 2369797 elon-musk-cari-tambahan-bahan-baku-baterai-mobil-listrik-6KPR7tzu7O.jpg Elon Musk (Reuters)

JAKARTA - Produsen mobil listrik milik Elon Musk, Tesla Inc mulai mengalihkan fokusnya dalam pembuatan baterai lithium-ion ke katoda besi.

Dilansir dari carscoops, Tesla sudah sesuai dengan Standard Range Model 3 buatan China dengan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP), yang diduga menjadi alasan mengapa harga Model 3 yang lebih murah dipangkas tahun lalu.

CEO Tesla Elon Musk menyebut dalam akun Twitter pribadinya, bahwa pergeseran model-lebar menuju baterai LFP sudah di depan mata.

Hal ini dikarenakan semakin menipisnya bahan baku untuk menciptakan baterai lithium-ion dalam skala besar, yaitu nikel. Permintaan nikel, serta sumber daya terbatas lainnya yang digunakan dalam produksi baterai, seperti kobalt, mulai melebihi pasokan.

Kesulitan menambang logam semacam itu, termasuk ketidakstabilan geopolitik di wilayah tempat mereka ditambang, telah membuat Tesla menjajaki kemungkinan alternatif.

Baca Selengkapnya: Stok Bahan Baku Baterai Lithium Tesla Menipis, Ini Strategi Elon Musk

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini