Kebangkitan Ekonomi Indonesia, Wimboh Santoso: Hanya Menunggu Waktu

Hafid Fuad, Jurnalis · Selasa 02 Maret 2021 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 02 320 2370974 kebangkitan-ekonomi-indonesia-kepala-ojk-hanya-menunggu-waktu-NTRa6wMuYv.jpg Ketua DK OJK Wimboh Santoso (Foto: tangkapan telekonferens)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meyakini vaksinasi akan menjadi game changer yang akan menggerakkan perekonomian Indonesia. Masalah utama yang masih menunggu adalah pergerakan masyarakat setelah yakin pandemi covid-19 tidak perlu lagi dikhawatirkan.

Menurut Ketua OJK Wimboh Santoso, secara likuiditas dan potensi ekonomi Indonesia siap untuk bertumbuh. "Ini hanya soal waktu dengan vaksinasi Indonesia akan kembali bergulir lagi. Likuiditas pasar keuangan kita sangat berlimpah," ujar Wimboh dalam webinar Recovery After the Big Reset yang dilakukan MNC Group di Jakarta (2/3/2021).

 Baca juga: Setelah Mobil dan Rumah, Menko Airlangga Siapkan Insentif untuk Hotel hingga Resto

Data OJK mencatat arus dana masuk atau Capital inflow ke dalam pasar modal Indonesia mencapai Rp3,6 Triliun hingga 21 Februari 2021. Nilai tersebut sudah naik 14,54% sejak awal tahun atau year to date.

Sementara data penghimpunan dana di bursa saham naik drastis dari Januari 2021 baru Rp2 triliun lalu naik menjadi Rp11 Triliun di Februari 2021.

 Baca juga: Airlangga: Insentif Kendaraan Bermotor dan Properti Gairahkan Konsumsi serta Percepat Pemulihan Ekonomi

Wimboh mengatakan hingga 23 Februari 2021, jumlah penawaran umum yang dilakukan emiten di pasar modal mencapai 16. Di mana, dengan total nilai penghimpunan dana mencapai Rp11,01 triliun.

Dari jumlah penawaran umum tersebut, 4 di antaranya dilakukan oleh emiten baru.

"Dalam pipeline saat ini terdapat 67 emiten yang akan melakukan penawaran umum dengan total indikasi penawaran sebesar Rp22,55 triliun," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini