Pengusaha Muda Sebut Ekonomi Juga Butuh Vaksin

Ferdi Rantung, Jurnalis · Jum'at 05 Maret 2021 11:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 05 320 2372805 pengusaha-muda-sebut-ekonomi-juga-butuh-vaksin-UKg3U1I0NV.jpeg Waspada Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia menilai vaksin covid-19 sangat penting untuk kesehatan masyarakat. Namun suntikan vaksin untuk ekonomi agar segera bangkit juga diperlukan.

"Vaksin covid-19 penting tapi vaksin ekonomi juga sangat penting, sehingga harus dijalankan secara bersamaan," kata Ketua BPP HIPMI Mardani H. Maming pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Jumat (5/3/2021).

Baca Juga: Presiden Jokowi: Kabinet Indonesia Maju Kayak Kabinet HIPMI

Dia menjelaskan, vaksin covid untuk memberikan kekebalan. namun vaksin ekonomi untuk mendorong daya saing dan transformasi ekonomi.

"Vaksin covid terbuat dari virus yang dilemahkan, vaksin ekonomi berupa inovasi dan teknologi yang dikuatkan," ujarnya

Menurutnya, sejarah telah mengajarkan, bahwa hanya melalui inovasi dan teknologi, sebuah bangsa dapat meningkatkan produktivitas, daya saing dan transformasinya menuju negara maju.

Baca Juga: Hipmi: Covid-19 Buat Sektor Usaha Melemah

"Vaksin inovasi dan teknologi yang perlu kita suntikkan dalam perekonomian bangsa agar semakin produktif dan berdaya saing, mengejar ketertinggalan kita selama ini," terangnya

Melalui penerapan teknologi, lanjut Maming, produktivitas di kalangan pengusaha muda dapat ditingkatkan berkali-kali lipat dengan biaya ekonomi yang semakin efisien. Hanya dengan penerapan teknologi, Indonesia dapat menjadi pemain ekonomi global.

Dia mencontohkan, misalnya tambak udang yang dikerjakan oleh teman-teman pengusaha muda dapat meningkatkan produksinya berkali-kali lipat dengan kualitas yang bagus. Kemudian, kekayaan aspal buton dapat diolah menjadi aspal berkualitas bagus dengan penerapan teknologi. Batu bara yang berlimpah dapat diolah menjadi elpiji dan sumber energi pembangkit listrik berbahan baku gas bahkan dapat diubah menjadi metanol dan bahan baku pupuk.

"Smelter nikel juga mampu meningkatkan performa bangsa dari eksportir nikel menjadi eksportir mobil listrik di masa depan. Teknologi digital juga terbukti mampu mendorong peningkatan intensitas produksi dan perdagangan global," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini