Bulog Siapkan Stok Beras, Daging hingga Gula

Michelle Natalia, Jurnalis · Jum'at 05 Maret 2021 12:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 05 320 2372848 bulog-siapkan-stok-beras-daging-hingga-gula-aMUI2VIoxt.jpg Bulog Pastikan Ketersediaan Beras. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Wakil Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) Gatot Trihargo menegaskan bahwa pihaknya memegang teguh 3 pilar ketahanan pangan. Tiga pilar tersebut antara lain ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilisasi.

Untuk ketersediaan, Gatot melaporkan bahwa pada tahun 2020, Bulog telah melakukan penyerapan beras dalam negeri (DN) sebanyak 1,2 juta ton. Sementara itu, penyerapan gula pasir DN di tahun 2020 telah mencapai 52.026 ton.

Baca Juga: 4 Fakta Perombakan Direksi Perum Bulog, Buwas Masih Menjabat

"Dalam rangka menjaga ketersediaan jagung nasional, penyerapan jagung DN di 2020 sebanyak 373 ton saja. Penyerapan daging sapi DN sebanyak 445 ton, dan daging kerbau 35.434 ton," ujar Gatot dalam Rapat Kerja Kementerian Perdagangan secara virtual di Jakarta, Jumat(5/3/2021).

Untuk keterjangkauan, Bulog mengelola volume Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 1 hingga 1,5 juta ton. Gatot mengatakan bahwa pihaknya melakukan perluasan jaringan penjualan produk-produk komersial Bulog melalui beberapa jalur internalndan eksternal.

Baca Juga: Erick Thohir Rombak Direksi Perum Bulog, Posisi Buwas Aman

"Kami melaksanakan penyaluran Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH), dan penanggulangan bencana alam dengan tujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan pokok secara ekonomi dan geografis.

Selain itu, penerapan harga jual KPSH CBP dibedakan menjadi 3 harga berdasarkan regionalisasi masing-masing.

Dalam pilar stabilitas di segi hulu, Bulog membeli gabah dan beras dengan harga sesuai Permendag 24 tahun 2020 dengan tujuan menjaga harga padi petani di tingkat yang aman. Selain itu, Bulog turut membeli gula petani BUMN dengan harga sesuai ketetapan dan ketentuan pemerintah.

"Di segi hilir, Bulog melaksanakan KPSH di seluruh Indonesia dalam rangka meredam fluktuasi harga beras dan pangan pokok lain serta inflasi, dan menjual beberapa komoditas seperti beras, gula, dan daging sapi sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah," jelas Gatot.

Hingga 4 Maret 2021, total stok beras Bulog di semua titiknya di Indonesia adalah sebanyak 870.421 ton. "Tentunya kami akan memanfaatkan kekuatan jaringan Bulog yang tersebar menjadi 26 kantor wilayah, 101 kantor cabang, dan 30 kantor cabang pembantu untuk mengecek dan memastikan stok selalu tersedia," pungkas Gatot.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini