Erick Thohir Sebut Entrepreneurship RI Tertinggal Jauh dari Malaysia

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 05 Maret 2021 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 05 320 2373045 erick-thohir-sebut-entrepreneurship-ri-tertinggal-jauh-dari-malaysia-oLaC4fDLYV.jpg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/Kementerian BUMN)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyoroti rendahnya kewirausahaan atau entrepreneurship di Indonesia. Menurutnya, entrepreneurship di Indonesia jauh tertinggal dengan negara Asia dan negara lain di dunia.

Baca Juga: Pengusaha Sebut Inovasi dan Teknologi Masih Dikuasai Bangsa lain

Dalam catatannya, rata-rata negara-negara maju memiliki tingkat entrepreneurship mencapai 14%. Sementar Indonesia hanya mencapai 3,47%.

"Kalau dilihat rata-rata entrepreneurship atau kewirausahaan Indonesia itu masih jauh tertinggal sama negara Asia tertinggal, kita bisa melihat bagaimana Thailand, Singapura, Malaysia itu sangat maju. Tapi kalau kita bandingkan dengan negara-negara besar dunia lebih jauh lagi," ujar Erick dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jumat (5/3/2021).

Baca Juga: Pengusaha Muda Sebut Ekonomi Juga Butuh Vaksin

Untuk Singapura, tingkat entrepreneurship mencapai 8,76%, Malaysia 4,74%, sedangkan Thailand mencapai 4,26%.

Karena itu, Erick menyarankan, perlu adanya gerakan pembaharuan dan inovasi bagi pelaku usaha di sektor teknologi. Artinya, pengembangan digitalisasi menjadi instrumen penting untuk mendorong entrepreneurship di Indonesia. Khusus untuk Hipmi, dia berpesan, pada usia 50 tahun kedepan diperlukan perbaikan peta jalan atau roadmap organisasi.

Ketika diadu, pasti persaingan ini, di era keterbukaan itu sangat transparan dan itu terlihat. Ini yang juga saya sangat senang tadi disampaikan bahwa akan ada roadmap 50 tahun kedepan untuk Hipmi," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini