KPPU Selidiki Predatory Pricing yang Bunuh UMKM

Hafid Fuad, Jurnalis · Sabtu 06 Maret 2021 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 06 320 2373322 kppu-selidiki-predatory-pricing-yang-bunuh-umkm-Kb5DxPU7ky.jpg E-Commerce (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - KPPU sudah diminta Kementerian Koperasi dan UKM untuk mendukung memberantas predatory pricing di e-commerce.

Menurut Ketua KPPU Kodrat Wibowo penanganan isu harga e-commerce ini sudah di jalur yang tepat dan pelaku UKM dan UMKM akan menjadi korban terbesar bila predatory pricing tidak ditangani.

"Kemenkop UKM sudah menghubungi dan kami siapkan tim kajian dan advokasi. Karena yang dirugikan itu UKM dan UMKM. Jadi ini sudah di jalur yang benar," ujar Kodrat saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta, Sabtu (6/3/2021).

Baca Juga: Predatory Pricing di E-commerce, YLKI: Pasar Akan Lesu 

Menurut Kodrat faktanya saat ini produk dan jasa ditentukan harganya dengan algoritma, sehingga KPPU merasa sangat perlu untuk melakukan pemahaman mendalam. Setidaknya ada beberapa penelitian yang akan dilakukan mengenai proses algoritma harga ini.

"Kami tidak ingin tuduhan ke pelaku usaha tidak berdasar jadi dipelajari dulu," jelasnya.

Sebelumnya Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, mengatakan pihaknya bersama dengan Kementerian Perdagangan sudah melakukan pembahasan terkait hal predatory pricing di e-commerce.

Aturan ini dimaksudkan supaya terjadi keseimbangan harga. Dia mengaku sudah bicarakan detail dan bukan saja soal tambahan regulasi karena praktik predatory pricing semata tapi juga agar pasar digital semakin menguntungkan UMKM.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini