Pemerintah Bakal Impor Beras 1 Juta Ton Usai Serukan Benci Produk Asing

Ferdi Rantung, Jurnalis · Sabtu 06 Maret 2021 11:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 06 320 2373348 pemerintah-bakal-impor-beras-1-juta-ton-usai-serukan-benci-produk-asing-Q9wEjuqEZc.jpg Beras (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah akan membuka keran impor beras sebanyak 1 juta ton agar kebutuhan stok dapat terjaga menjelang Lebaran. Namun, Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan produksi beras akan naik hingga bulan April.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menjelaskan alasan kenapa pemerintah masih mengimpor beras ketika stok masih tinggi. Mendag mengatakan, beras impor tersebut bakal digunakan untuk menambah cadangan.

"Beras hasilnya tahun ini akan baik, tapi biar bagaimana pun pemerintah mesti punya cadangan atau yang disebut iron stock," ujarnya di Jakarta kemarin.

Baca Juga: Stok Pangan di Bulan Puasa, Mentan: Tidak Boleh Mahal dan Impor 

Mendag menuturkan bahwa beras merupakan komoditas yang sensitif bagi masyarakat. Untuk itu pemerintah perlu menjaga ketersediaan barang dan stabilitas harga.

"Ketika barang ada meskipun tinggi, itu jauh lebih mudah, daripada harga tinggi dan barang tidak ada," terangnya

Menurutnya, hal ini dilakukan pemerintah untuk mencegah kondisi terburuk. Mendag juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengeluarkan beras impor itu saat panen raya.

"Jadi tidak di jual serta-merta ketika panen, keputusan kapan iron stock itu mesti keluar harus dimusyawarahkan bersama-sama," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini