Hati-Hati Investor, Pasar Saham Indonesia Diramal Begini

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 08 Maret 2021 12:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 08 278 2374175 hati-hati-investor-pasar-saham-indonesia-diramal-begini-ULSJWX1jjH.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Kasus Covid-19 yang masih tinggi melanda Indonesia hingga saat ini masih mengganggu pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Alhasil, pasar saham di Tanah Air pun diprediksi masih terjadi volatilitas.

"Dalam jangka pendek, kami melihat volatilitas pada pasar saham tetap ada, dengan kasus harian Covid-19 yang masih tinggi," kata Wealth Management Head Bank OCBC NISP Juky Mariska dalam keterangan tertulis, Senin (8/3/2021).

Baca Juga: Laba Bali Towerindo Sentra Melesat 83% Jadi Rp84,3 Miliar

Meski begitu, dirinya meyakini program vaksinasi yang sedang digencarkan oleh pemerintah akan membawa sentimen positif ke pasar saham dan pemulihan ekonomi yang lebih baik.

"Proses vaksinasi serta dukungan Pemerintah untuk mendorong pemulihan ekonomi diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi pasar dalam jangka panjang," ujarnya.

Baca Juga: 4 Fakta BEI Rayu Unicorn Melantai di Pasar Modal

Dia menyebut, fenomena penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal Januari 2021 dan hanya bertahan 2 minggu pertama ternyata tak cukup kuat untuk membawa IHSG di zona hijau. Hal ini terlihat dari harga IHSG mencatatkan penurunan -1.95% di bulan Januari.

"Penguatan yang terjadi sejak awal bulan akibat optimisme vaksinasi perdana di Tanah Air, membuat para investor merealisasikan keuntungan di minggu terakhir," kata dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini