Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Laba Bersih Emiten Perkebunan Ini Meroket 165,92%

Laba Bersih Emiten Perkebunan Ini Meroket 165,92%
Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – Emiten perkebunan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) mencatatkan laba bersih sebesar Rp476,6 miliar pada akhir tahun 2020 atau melonjak 165,92% dibanding akhir tahun 2019 yang mencatat laba bersih sebesar Rp179,9 miliar. Sehingga, laba per saham dasar meningkat menjadi Rp44,97 bila dibandingkan akhir tahun 2019 tercatat sebesar Rp16,98.

Baca Juga: Investasi Rp2,43 Triliun, Macquarie Capital Serap Saham Merdeka Copper

Dilansir dari Harian Neraca, Senin (8/3/2021), total penjualan sepanjang tahun 2020 tercatat sebesar Rp6,698 triliun atau tumbuh 16,77% dibanding tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp5,736 triliun. Tapi, beban pokok penjualan tercatat sebesar Rp4,947 triliun atau tumbuh 15,71% dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp4,275 triliun. Sehingga laba kotor usaha naik 19,93% menjadi Rp1,751 triliun.

Sedangkan pada sisi ekuitas tercatat sebesar Rp6,23 triliun atau naik 67,02% dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp3,73 triliun. Adapun total kewajiban tercatat sebesar Rp7,92 triliun atau tumbuh 0,5% dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp7,88 triliun. Hasilnya, aset perseroan tercatat sebesar Rp14,15 triliun atau naik 21,77% dibanding akhir tahun 2019 yang tecatat sebesar Rp11,62 triliun.

Baca Juga: Laba Bali Towerindo Sentra Melesat 83% Jadi Rp84,3 Miliar

Kemudian arus kas diperoleh dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp1,094 triliun atau naik 86,37% dibanding akhir tahun 2020 yang tercatat sebesar Rp587,07 miliar. Sepanjang tahun 2020, DSNG mencatatkan volume produksi crude palm oil (CPO) 636.947 ton. Pencapaian itu lebih tinggi 4,4% dibandingkan dengan realisasi produksi 2019 sebesar 610.050 ton. Peningkatan produksi tersebut disebabkan oleh kenaikan yang juga terjadi di Tandan Buah Segar (TBS) eksternal. Hal itu pun sejalan dengan peningkatan kapasitas pemrosesan dari pabrik baru perseroan di Kalimantan Barat dan perluasan di Kalimantan Timur.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement