Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fintech Turun Tangan Salurkan Bansos Nontunai?

Michelle Natalia , Jurnalis-Selasa, 09 Maret 2021 |15:34 WIB
Fintech Turun Tangan Salurkan Bansos Nontunai?
Fintech (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Indonesia Fintech Society (IFSoc) mendukung upaya penuh pemerintah dalam melakukan digitalisasi bantuan sosial (Bansos). Hal ini agar penyaluran lebih transparan, menghapus masalah perantara (middleman issue), mencegah kerumunan, dan tepat sasaran.

Ketua IFSoc Mirza Adityaswara mengatakan bahwa untuk mempercepat langkah pemerintah dalam melakukan digitalisasi bansos, maka ada tiga aspek yang harus menjadi perhatian pemerintah yaitu perbaikan regulasi, perbaikan tata kelola penyaluran melalui digitalisasi (platform), dan tantangan pengelolaan data dalam penyaluran bansos.

Baca juga: Alasan BLT Subsidi Gaji Dihapus, Ini Penjelasannya

"Terkait Peraturan Presiden No. 63/2017 tentang Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai sudah saatnya dikaji ulang dan direvisi dengan mempertimbangkan terdapat alternatif penyaluran bansos sebagai antisipasi perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat penerima manfaat," ujar Mirza dalam press briefing IFSoc virtual di Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Menurutnya, untuk memulai proses digitalisasi bansos harus ada evaluasi dan perumusan kebijakan yang mendukung, dengan perlunya mengedepankan prinsip shared infrastructure dan omnichannel.

 Baca juga: Ditanya Pencairan BLT Subsidi Gaji, Begini Jawaban Kemenkeu

“Kondisi dunia saat ini sedang terpacu untuk menerapkan teknologi digital di berbagai bidang. Di Indonesia sendiri platform digital untuk bansos sudah siap, tergantung kemauan dan payung hukum yang sayangnya saat ini masih mempersempit ruang digital yang bisa dijalankan,” kata Mirza.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement