Bangun Kantor Keluarga di Singapura, Pendiri Google Punya Harta Rp1.219 Triliun

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 10 Maret 2021 05:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 09 455 2374951 bangun-kantor-keluarga-di-singapura-pendiri-google-punya-harta-rp1-219-triliun-mX9QETHEzB.jpg Sergey Brin (Foto: BBC)

JAKARTA - Salah satu pendiri Google, Sergey Brin dilaporkan telah mendirikan kantor keluarga di Singapura. Hal ini diketahui setelah perusahaan yang mengelola kekayaan Brin, Bayshore Global Management menunjukkan bahwa dia telah membuka kantor di Bank of Singapore pada bulan Oktober.

Dilansir dari Forbes, Rabu (10/3/2021), Singapura telah menarik semakin banyak kantor keluarga dalam beberapa tahun terakhir. Otoritas Moneter Singapura mengatakan pada bulan Oktober bahwa negara itu adalah rumah yang nyaman bagi sekitar 200 kantor keluarga tunggal yang mengelola aset senilai sekitar USD20 miliar.

Baca Juga: Google Ungkap Peretas Bisa Serang Font Web Win10

Brin termasuk ke dalam 10 orang terkaya di dunia versi Forbes. Dia memiliki kekayaan bersih saat ini sebesar USD87 miliar atau setara Rp1.219 triliun (mengacu kurs per USD14.015). Forbes juga mengenalinya sebagai imigran terkaya di negaranya.

Brin lahir di Moskow dari seorang ahli ekonomi matematika dan istrinya dan beremigrasi ke AS ketika dia berusia enam tahun. Dia bertemu dengan salah satu pendiri Larry Page ketika mereka berdua menjadi kandidat doktor dalam ilmu komputer di Stanford.

Baca Juga: Covid-19 hingga Spritual Jadi Tren di Google Selama Pandemi

Brin dan Page masing-masing adalah presiden dan CEO dari perusahaan induk Google, Alphabet, hingga Desember 2019. Meskipun tidak lagi mengelola Alphabet secara aktif, mereka memegang saham pengendali dan duduk di dewan direksi.

Seperti beberapa miliarder Amerika lainnya — termasuk Elon Musk dengan SpaceX dan Jeff Bezos dengan Blue Origin — Brin memiliki minat dalam eksplorasi luar angkasa dan mendukung kompetisi Google Lunar XPrize selama 10 tahun senilai USD30 juta untuk perjalanan komersial yang terjangkau ke luar angkasa.

Hadiah utama USD20 juta tidak tertagih pada tahun 2018, tetapi baru-baru ini XPrize memuji keberhasilan timnya dalam perjalanan luar angkasa, terutama ke bulan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini