Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hilirisasi Batu Bara, PTBA Siapkan Belanja Modal Rp3,8 Triliun

Hilirisasi Batu Bara, PTBA Siapkan Belanja Modal Rp3,8 Triliun
PTBA Tambah Capex untuk 2021. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

Tahun ini, perseroan menargetkan produksi dan penjualan batu bara masing-masing sebanyak 29,5 juta ton dan 30,7 juta ton. Adapun strategi efisiensi masih menjadi fokus perseroan pada 2021, mengingat strategi ini mampu membantu posisi bottom line.

Bukit Asam tercatat membukukan laba bersih Rp2,38 triliun pada 2020, turun 41,2% dibanding 2019 sebesar Rp 4,05 triliun. Sementara pendapatan perseroan turut terpangkas 20,28% menjadi Rp17,3 triliun pada 2020, dari Rp21,7 triliun pada 2019.

Menurut Arfiyan, tanpa efisiensi sulit bagi perseroan mencapai laba pada 2020. Pasalnya, perseroan mengalami tekanan penjualan, yang ditambah lagi dengan faktor pelemahan harga batu bara selama 2020.

Menurut Arviyan, pihaknya mencatat penghematan operasional sebesar Rp825 miliar pada tahun lalu. Dari sisi kinerja operasional, Bukit Asam mencatatkan penjualan sebesar 26,1 juta ton batubara pada tahun lalu. Realisasi tersebut sebenarnya menurun dari 2019 yang sebesar 27,79 juta ton.

Namun, realisasi penjualan ini 5% lebih tinggi dari target yang dipasang pada 2020, yakni sebesar 24,86 juta ton. Lebih lanjut, perseroan berhasil memproduksi 24,84 juta ton batubara sepanjang 2020, menurun 14,5% dari realisasi tahun sebelumnya sebesar 29,07 juta ton.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement