Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Contoh Usaha Kuliner Modal Kecil, Begini Cara Mulainya

Fadel Prayoga , Jurnalis-Selasa, 23 Maret 2021 |21:08 WIB
Contoh Usaha Kuliner Modal Kecil, Begini Cara Mulainya
Contoh Usaha Kuliner Modal Kecil. (Foto: Okezone.com/Kedailocafe)
A
A
A

JAKARTA - Usaha kuliner bisa dimulai dengan modal yang tidak terlalu besar. Artinya, usaha ini menjadi salah satu bisnis yang bisa dilakukan di tengah kondisi ekonomi selama pandemi virus corona.

Namun, walau usaha rumahan bukan berarti upaya promosi tidak harus dilakukan. Promosi merupakan hal yang patut dilakukan karena dapat mendatangkan potensi-potensi para pembeli.

Manfaat promosi antara lain ialah memperkenalkan produk yang dijual di tengah situasi persaingan yang kian ketat.

Baca Juga: 6 Tips Menjaga Reputasi Perusahaan, Hati-Hati dengan Sosmed

Mengutip buku ’38 Inspirasi Usaha Makanan Minuman untuk Home Industry Modal di Bawah 5 Juta’ karya Yuyun A yang terbit pada 2010, Jakarta, Selasa (23/3/2021), terdapat tips-tips jitu dalam memulai home industry.

1. Menentukan dan Mempelajari Jenis Makanan atau Minuman

 Langkah awal memulai bisnis kuliner ialah menentukan jenis produk makanan atau minuman skala rumah tangga yang akan dipilih. Setelah itu pelajari karakteristiknya, mulai dari bahan baku, peralatan, cara membuat, kegunaan, cara konsumsi, penyimpanan, hingga pendistribusian.

 Dengan mempelajari hal-hal di atas, kamu bisa menghitung kebutuhan modal dan menentukan standar operasional pembuatan.

Baca Juga: Bisnis Berjalan Aman di Tengah Covid-19, Perhatikan 3 Hal Berikut

2. Mengenal Target Pasar dan Segmentasi Konsumen

Setelah itu, kamu dapat melakukan pembagian target pembeli atau konsumenmu. Pembagian yang sangat mudah adalah membagi pasar secara ekonomi, yaitu segmen atas yang memiliki daya beli tinggi, segmen menengah dengan daya beli sedang, dan segmen bawah yang berkantong terbatas.

Namun, pengertian segmentasi tidak hanya berkutat pada pembagian ekonomi saja, tetapi juga wilayah, usia, dan sebagainya. Masing-masing memiliki ciri dan kepentingan sendiri saat membeli produk yang dijajakan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement