Ekonomi Dunia Diprediksi Tumbuh 5,6%, Sri Mulyani: Biasanya Ada Revisi Lagi

Michelle Natalia, Jurnalis · Kamis 25 Maret 2021 12:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 25 320 2383815 ekonomi-dunia-diprediksi-tumbuh-5-6-sri-mulyani-biasanya-ada-revisi-lagi-2dDlp9oglu.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Lembaga internasional merevisi pertumbuhan ekonomi global ke bawah dan ditutup di angka minus 3,4%. Namun pada tahun ini, OECD merevisi pertumbuhan ekonomi ke atas.

"Di 2021, dibilang ekonomi dunia tumbuh 5,6%, sementara IMF mengatakan di angka 5,5%. Biasanya April-Juni akan ada revisi lagi," ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani, dalam diskusi virtual di Jakarta, Kamis(25/3/2021).

Baca Juga: BI: Ekonomi Indonesia Mulai Pulih Bertahap

Minggu ini, wilayah-wilayah yang melakukan lockdown adalah Jerman, Perancis, dan Italia. Dia mengatakan, kawasan Eropa paling struggle, dari sisi vaksin yang tertinggal dari Inggris dan AS.

"Mereka sedang membuat regulasi pelarangan vaksin ke luar Eropa. Untung Indonesia dibolehin karena dianggap sebagai negara berkembang. Ini sesuatu yang harus diwaspadai dari sisi vaksin dan gelombang 3 Covid-19 di Eropa," ungkap Sri.

Baca Juga: OECD: Ekonomi Dunia Bangkit, Tumbuh 5,5% Tahun Ini

Dia mengatakan, meski di Indonesia optimis, namun tetap harus waspada dan disiplin protokol kesehatan.

"Sehingga tidak muncul dilema rem dan gas, karena kalau jumlah kasus Covid-19 naik, memaksa negara melakukan rem. Persis seperti yang terjadi di Eropa, semoga tidak di kita, kita berharap akselerasi (vaksinasi) ini terjadi," pungkas Sri.

Sebelumnya, Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) memperkirakan ekonomi dunia bangkit kembali dari krisis pandemi secara lebih cepat dari perkiraan, sebagian berkat keberhasilan vaksin virus corona, dan upaya stimulus AS, tetapi kemajuan itu tidak merata dan pengangguran tetap menjadi perhatian besar.

OECD meningkatkan harapannya untuk pertumbuhan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) global menjadi 5,5% tahun ini dan 4% tahun depan. Perkiraan itu naik dari perkiraan Desember sebesar 4,2% untuk pertumbuhan pada 2021 dan 3,7% untuk 2022.

Setelah virus menjerumuskan ekonomi dunia ke dalam krisis tahun lalu, OECD sekarang memperkirakan produksi global akan melampaui tingkat pra-pandemi pada pertengahan tahun ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini