Milenial Boleh Miliki Kartu Kredit, Ini Penjelasannya

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Sabtu 27 Maret 2021 20:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 26 622 2384422 milenial-boleh-miliki-kartu-kredit-ini-penjelasannya-D9nt3yPYWm.jpg Alasan Milenial Diizinkan Punya Kartu Kredit. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Punya kartu kredit sangat riskan jika tidak bisa digunakan secara benar. Kartu kredit sangat bisa menjadi alasan seseorang menjadi konsumtif jika tidak disertai tanggung jawab yang besar dan perencanaan keuangan yang baik.

Namun, bagaimana jika remaja yang memegang kartu kredit?

Pada dasarnya, sudah menjadi rahasia umum banyak remaja memiliki kartu kredit. Hasil survei oleh EVERFI dan AIG Retirement Services memperlihatkan sekitar satu dari tiga lulusan sekolah menengah di Amerika Serikat baru-baru ini memiliki setidaknya satu kartu kredit pada 2018-2019.

Baca Juga: Waspada! 8 Tanda Utang Kartu Kredit Sudah di Luar Kendali

Kartu kredit menawarkan kemudahan, tetapi tujuan utama para remaja memiliki kartu kredit adalah untuk mengajari mereka menggunakan kartu kredit secara bertanggung jawab sebelum mereka duduk di bangku perguruan tinggi atau terjun di dunia kerja.

Berikut ini alasan mengapa penting bagi remaja memiliki kartu kredit, dilansir dari The Balance, Sabtu (27/4/2021). Dengan memiliki kartu kredit saat remaja, mereka bisa memulai perjalanan kredit yang baik dan bisa bermanfaat untuk:

- Memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman mobil dan hipotek

- Bisa menyewa apartemen

- Memenuhi syarat untuk mendapatkan suku bunga yang menguntungkan pada semua jenis pinjaman

Baca Juga: Tips Lunasi Utang Kartu Kredit

- Dapat premi asuransi mobil dan pemilik rumah yang lebih rendah

- Memenuhi syarat untuk suatu pekerjaan (perusahaan saat ini sering menggunakan skor kredit saat mengevaluasi calon pekerjaan)

Namun, hal tersebut harus disertai persyaratan yang harus dimiliki oleh remaja. Setidaknya hal-hal ini harus dipenuhi oleh mereka sebelum memiliki kartu kredit:

- Mereka harus bertanggung jawab

- Remaja tersebut diberi kartu kredit dengan batas kredit rendah

- Orang tua memantau pengeluaran dan pembayaran remaja setiap bulan

- Orang tua mendiskusikan pilihan yang dibuat, implikasi dari pilihan tersebut, biaya yang jelas dan tersembunyi

- Orang tua memberi saran untuk hal-hal lain yang positif

Patut diingat, kartu kredit harus dilihat sebagai kenyamanan, bukan sebuah pendapatan tambahan. Tujuannya agar remaja belajar menggunakan kartu kredit sebagai sebuah alat pembayaran, bukan sebagai sumber pendapatan mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini