Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Fakta Gunung Emas di Indonesia, Tambang Freeport Sebentar Lagi Habis

Fariza Rizky Ananda , Jurnalis-Sabtu, 27 Maret 2021 |05:16 WIB
4 Fakta Gunung Emas di Indonesia, Tambang Freeport Sebentar Lagi Habis
Tambang Freeport (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA – Viral penemuan gunung emas di Kongo, pada dasarnya Indonesia juga tidak kalah kayanya. Harta karun gunung emas di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dari Sumatera hingga Papua. Sayangnya, sebagian besar dari pertambangan ini dikeruk oleh asing.

Berikut fakta-fakta gunung emas di Indonesia selengkapnya, Sabtu (27/3/2021).

1.BKPM: Indonesia adalah negara kaya

Kepala BKPM Bahlil Lahadia mengatakan, Indonesia merupakan negara kaya namun kekayaan alam di Indonesia bisa saja habis jika tidak dikelola dengan baik. Salah satunya cadangan emas di Freeport bisa saja habis.

"Emas kita luar sekali banyaknya, Freeport sebentar lagi akan habis emasnya," kata Bahlil dalam video virtual, Rabu (3/2/2021).

Baca Juga: Harga Emas 'Meredup' Tertekan Keperkasaan Dolar

2. Emas di Papua dikuasai Freeport puluhan tahun

Bukti besarnya kekayaan alam di Papua, tambang emas di sana sampai sekarang belum juga habis. Sumber daya tersebut sudah puluhan tahun dikelola PT Freeport Indonesia. Mulai dari emas, tembaga, perak dan mineral yang ada di wilayah Pegunungan Tengah Papua.

Perusahaan pertambangan milik Amerika Serikat, Freeport McMoRan, ini sudah lebih dari lima dekade menyedot emas, tembaga, perak, dan mineral lain dari perut bumi di pegunungan tengah Papua. Perusahaan ini awalnya milik asing. Namun kini sudah beralih ke PT Inalum. PT Freeport Indonesia kini memiliki 51,23% saham.

Baca Juga: Harga Emas Naik Naik, Ini Rinciannya

3. Kekayaan Freeport untuk masyarakat Papua

Kepemilikan mayoritas PT Freeport Indonesia akan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat di Bumi Cenderawasih. Hal ini diungkapkan sendiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

PT Freeport Indonesia merupakan salah satu perusahaan pertambangan di dunia. Pihak tersebut memasarkan konsentrat yang mengandung tembaga, emas, dan perak ke seluruh dunia.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement