Kilang Balongan Meledak, Posko Kesehatan Pertamina Rujuk 6 Pasien ke RSPP

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 29 Maret 2021 18:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 29 320 2386070 kilang-balongan-meledak-posko-kesehatan-pertamina-rujuk-6-pasien-ke-rspp-m9Fgzy4I9h.jpg Kilang Balongan (Okezone)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memastikan upaya penanganan terhadap warga terdampak insiden tanki T-301 di area Kilang Balongan mendapat layanan medis terbaik.

Saat ini, Pertamina membuka Posko Layanan Kesehatan bagi pengungsi terdampak insiden Balongan yang berlokasi di Gedung Olah Raga (GOR) dan Lapangan Fustal Bumi Patra Tim medis yang diterjunkan merupakan gabungan dari Medical RU VI Balongan, Rumah Sakit Pertamina Balongan dan RSP Klayan Cirebon dengan pengaturan 1 Dokter setiap shift dan 4 Perawat stby 24 jam. Turut disiagakan satu unit ambulans.

 Baca juga: Pertamina: Warga di Pengungsian Terapkan Protokol Kesehatan

Dari keseluruhan warga yang terdampak, sebanyak 6 orang dirujuk ke Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP) untuk memperoleh perawatan lanjutan. Saat ini, pasien sedang ditangani oleh dokter-dokter ahli terbaik di RSPP. Adapun untuk keluarga pasien, juga telah mendapatkan tempat khusus selama anggota keluarga dalam perawatan.

“Salah satu langkah yang paling utama adalah memastikan penanganan pasien dampak insiden berjalan dengan baik. RSPP merupakan RS Rujukan terbaik bagi luka bakar yang dimiliki Pertamina saat ini,”ujar Senior Vice President Corporate Communication & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto.

 Baca juga: Kilang Balongan Terbakar, Padahal Ditargetkan Jadi yang Terbaik di Asia

Direktur RSPP, Dr Syamsul Bahri menuturkan RSPP memiliki tim khusus untuk penanganan luka bakar yang akan melakukan penanganan medis berdasarkan SOP yang tepat.

Untuk memastikan penanganan media bagi warga lainnya, Tim RSPP juga telah berkomunikasi dan koordinasi secara intensif dengan dua Rumah Sakit Pertamina di Cirebon dan Balongan.

“Kami akan mengupayakan perawatan terbaik untuk pasien dan mendapatkan penanganan yang tepat di masa-masa kritikal pada pasca kejadian, agar tidak jatuh pada keparahan yang lebih lanjut, sebelum pasien dirujuk ke RSPP,” jelas Syamsul.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini