“Pengalaman tahun yanglalu, libur lebaran itu, walaupun sudah dilarang tapa karena terlambat larangannya terjadi maka yang mudik itu besar. Dampaknya seminggu kemudian sesudah lebaran terjadi peningkatan hampir 90%,” ungkapnya.
“Melihat tahun lalu seperti itu. Itu dilarang. Nah tahun yang lalu itu telat. Karena itu kita sekarang lebih awal,” pungkasnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.