Share

82% Kartu ATM di Indonesia Sudah Gunakan Chip

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 01 April 2021 11:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 320 2387674 82-kartu-atm-di-indonesia-sudah-gunakan-chip-TfMqWIDBQg.jpg Kartu ATM Chip (Shutterstock)

JAKARTA - Sebanyak 82% pengguna kartu ATM di Indonesia telah melakukan migrasi dari teknologi pita magnetik menjadi chip. Data itu berdasarkan catatan Bank Indonesia hingga Maret 2021.

"Hingga maret 2021, telah terdapat 82% kartu ATM Debit yang sudah bermigrasi menjadi chip," kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono kepada Okezone, Kamis (1/4/2021).

 Baca juga: BI soal Batas Akhir Penggantian Kartu ATM Chip, Maksimal 31 Desember 2021

Dia menjelaskan batas akhir penggantian ATM pita magnetik ke chip adalah 31 Desember 2021.

"Tidak benar jika per 1 April 2021 seluruh kartu ATM mesti diganti dengan chip. Yang benar adalah 31 Desember 2021," kata Erwin.

 Baca Ingat! Segera Ganti Kartu ATM ke Chip Sebelum Diblokir 1 April

Dia menyebut kebijakan tersebut sudah disampaikan sejak 2017 lalu, sehingga ini bukan sebuah keputusan yang terbilang mendadak.

"Sebenarnya, implementasi penggunaan chip pada kartu ATM dilakukan secara bertahap sejak tahun 2017. Jadi bukan dilakukan secara mendadak," ujarnya.

Dia menyatakan pihaknya tak melarang bank-bank di Indonesia, jika memberi tenggat waktu penggantian dari yang BI tetapkan. Sebab, setiap perbankan mempunyai cara tersendiri dalam menjaga kualitas layanan terhadap nasabahnya.

"Jika bank menerapkan target lebih cepat untuk migrasi kepada nasabahnya, kami melihat upaya tersebut adalah tindakan antisipasi untuk menjaga kualitas layanan kepada nasabahnya," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini