Kabar Gembira! Menko Airlangga: Plafon KUR Tanpa Agunan Naik jadi Rp100 Juta, Bunga 6%!

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 05 April 2021 18:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 05 320 2389784 kabar-gembira-menko-airlangga-plafon-kur-tanpa-agunan-naik-jadi-rp100-juta-bunga-6-TZ1WBcY4gv.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

Presiden Jokowi juga berharap, suku bunga KUR untuk UMKM bisa bersaing di angka 6 persen per tahun. Pemerintah, menurut Airlangga, juga berencana memperbesar porsi pemberian penjaminan kredit bagi UMKM baik melalui Askrindo atau Jamkrindo.

Dalam kesempatan tersebut Airlangga juga menyampaikan jika pada tahun 2020 jumlah KUR yang disalurkan mencapai Rp198,53 triliun. Penyaluran terbesar diberikan kepada kreditur dengan nilai Rp10 juta hingga Rp50 juta.

Kreditur dengan nilai tersebut menurut Airlangga mencapai 65% dari total KUR yang disalurkan atau Rp128 triliun untuk 3,6 juta nasabah. Sementara untuk KUR kecil sebesar Rp50 juta sampai Rp500 juta disalurkan kepada 2,4 juta nasabah dengan nilai total Rp59 triliun.

Lewat peningkatan plafon tersebut maka diharapkan ke depan penyaluran kredit untuk UMKM bertambah secara signifikan. Baik dalam jumlah kredit yang disalurkan maupun pelaku UMKM atau nasabah yang menerimanya.

Di luar program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), pemerintah juga memberikan subsidi bunga KUR dengan anggaran mencapai Rp10 triliun. Adanya perluasan ini, Airlangga memprediksi akan ada tambahan anggaran pemerintah yang nanti diputuskan bersama.

"Sekarang dialokasikan seperti misalnya KUR untuk tiga persen, sampai enam bulan dan kredit UMKM dengan subsidi juga sampai Juni itu dana yang dipersiapkan sekitar Rp7 triliun, sehingga tentu ada perubahan-perubahan, penambahan yang perlu dan nanti kita bahas lagi secara internal," ujar Airlangga.

Presiden juga berharap UMKM melakukan korporatisasi supaya ke depan tidak lagi menjadi usaha perorangan, tapi dalam bentuk PT atau bentuk koperasi. Ini akan memudahkan UMKM untuk mendapatkan program bantuan ekonomi yang dibuat oleh pemerintah.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini