Penyebab Harga Cabai Bisa Turun dari Rp100.000/Kg

Arif Budianto, Jurnalis · Rabu 07 April 2021 15:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 320 2390889 penyebab-harga-cabai-bisa-turun-dari-rp100-000-kg-gnki3pOcUw.jpg cabai Rawit Merah (Okezone)

BANDUNG - Jelang Ramadan 2021, ketersediaan stok sembako di Kota Bandung dipastikan aman. Masyrakat diminta bijak dalam berbelanja dan tidak berlebihan, agar harga komoditas bisa terjaga.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah menyatakan sudah mengkonfirmasi ke gudang Bulog, para distributor pangan dan sejumlah gudang ritel untuk memastikan ketersediaan stok pangan.

 Baca juga:  Mendag Sebut Harga Cabai Turun, dari Rp100.000 Jadi Rp70.000

“Perlu kami tegaskan kembali stok ketersediaan semua komoditas dalam kondisi aman dan tersedia. Tidak hanya menjelang Ramadan tapi insyaallah sampai Idul Fitri,” kata Elly, Rabu (7/4/2021).

Saat ini, kata Elly, harga bahan pangan di pasar tradisional masih relatif stabil. Sekalipun terdapat kenaikan, masih dalam batas wajar sehingga belum memerlukan intervensi melalui Operasi Pasar Murah (OPM). Harga telur misalnya, masih di bawah HET (Harga Eceran Tertinggi).

Baca juga: Perhatian Bund! Harga Cabai Akan Naik Lagi Jelang Bulan Puasa

Setiap Kamis, tim dari Disdagin terjun ke lapangan untuk memantau harga. Dari komoditas cabe rawit merah yang sebelumnya melejit kini justru perlahan sudah mulai menurun di bawah Rp100 ribu per kilogram dengan batas paling bawah di kisaran Rp80 ribu per kilogram.

“Kenapa bisa turun? Itu karena bulan April ini beberapa produsen cabe rawit merah memasuki masa panen. Mudah-mudahan sampai nanti ini masa panen masih cukup panjang,” ujarnya.

Elly mengimbau kepada para pelaku perdagangan tak coba-coba untuk menimbun barang. Dia memastikan Tim Satgas Pangan yang dikomandoi oleh Polrestabes Bandung akan mengincar para penimbun.

“Kalau ada pedagang yang bermain menimbun untuk memperoleh keuntungan yang tinggi jelas nanti Satgas Pangan Kota Bandung akan turun dan melihat siapa yang bermain menaikan harga tidak pada tempatnya. Kebetulan itu Kasatreskrim Polrestabes sebagai Ketua Satgas Pangan akan terjun mencari yang menimbun,” bebernya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini