Mendag Sebut Harga Cabai Turun, dari Rp100.000 Jadi Rp70.000

Ferdi Rantung, Jurnalis · Rabu 07 April 2021 10:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 320 2390667 mendag-sebut-harga-cabai-turun-dari-rp100-000-jadi-rp70-000-rFKViJdYtg.jpg Mendag Lutfi (Foto: Okezone.com/Kemendag)

JAKARTA - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melakukan pantauan ke pasar Induk Kramat Jati dalam rangka mengecek ketersediaan barang pangan dan harga menjelang bulan puasa.

"Kita bisa lihat tadi semua barang hampir bisa dibilang stabil bahkan menurun," katanya usai melakukan tinjauan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Rabu (7/4/2021)

Mendag memaparkan, untuk harga cabai, Mendag mengatakan telah terjadi penurunan. Harga cabai yang tadinya di atas Rp100.000, hari ini sudah mendekati Rp70.000.

"Bahkan ketika panen harga cabai akan semakin menurun lagi," ungkapnya.

Baca Juga: Cek Pasar Induk Kramat Jati, Mendag Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Bisa Turun

Mendag menjelaskan bahwa cabai merupakan barang yang sangat bergejolak ketika panen dan paceklik. Untuk itu pihaknya sedang mencari cara agar siklus cabai tidak selalu terulang di setiap tahunnya. Di mana masa panen dan masa paceklik selalu sama.

"Jadi saya sedang mencari alternatif supaya barang ini bisa di simpan lebih lama. Dan mungkin pola tanam supaya bisa dipisahkan. Agar jangan melulu panen bersamaan. Ketiga banyak harga jatuh dan ketika tidak ada barang naik. Ini yang kita akan usahakan," ujarnya.

Sementara untuk harga bawang cukup stabil di kisaran Rp18.000 - Rp21.000. Dari harga itu, artinya di pasar ritel ada kenaikan Rp1.000, namun masih dibawah harga eceran tertinggi (HET)

"Harga bawang putih juga stabil di kisaran Rp18.000 - Rp21.000," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini